Komisi D DPRD Makassar Tinjau Simulasi UNBK di SMPN 6 Makassar
MAKASSARMETRO– Komisi D DPRD Makassar kembali meninjau salah satu sekolah lanjutan tingkat pertama yang sedang melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan kali ini SLTP Negeri 6 Makassar menjadi tempat kunjungan Komisi D DPRD Makassar, Selasa (28/02/2017).
Rombongan kali ini dipimpin oleh Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Ust. Iqbal Djalil, LC (F-PKS), didampingi Mario David, SE (F-Nasdem), Shinta Mashita Molina (F-Hanura), Munir Mangkana (F-PDIP), Melani Mustari (F-Golkar), H.Wahid (F-PPP), Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar, A. Hidayat, Kepala Sekolah SLTP Neg. 6, Munir, Spd , beserta staff Komisi D dan Staff Humas DPRD Makassar.
Dalam kesempatan ini Shinta Mashita Molina mengatakan Kesiapan untuk UNBK di SLTP 6 sudah baik, hanya prasarana yang belum memadai yaitu komputer yang masih kurang dari jumlah siswa yang akan mengikuti UNBK.
“Saya pribadi berharap penanggung jawab server dan listrik betul-betul dapat mensupport sebaik mungkin untuk meminimalisir adanya kendala anak-anak dalam melaksanakan UNBK.” Ungkapnya
Diluar dari jabatan saya sebagai Anggota DPRD Makassar, saya juga adalah salah satu orang tua siswa di SLTP 6 ini dan mewakil semua orang tua siswa.
“Saya berharap pemerintah kota Makassar kedepan dapat menambah komputer di sekolah agar siswa dapat melakukan simulasi UNBK secara mandiri,” tambah srikandi DPRD Makassar dari partai Hanura ini.
Senada dengan Melani Mustari berharap agar siswa dan siswi yang mengikuti simulasi UNBK ini dapat paham dan mengerti sehingga pada hari-H, Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dapat berjalan dengan baik.
“Saya pribadi akan mendesak Ketua dan teman-teman yang berada di Komisi D DPRD Makassar agar segera memanggil pihak-pihak yang terkait dalam UNBK ini seperti Telkom, PLN dan pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk meminta penjelasan dan kesiapannya.” Ujar Legislator cantik dari partai Golkar ini.