MAKASSARMETRO– Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto melantik sekaligus mengukuhkan struktur kepengurusan Ikatan Alumni SD Mangkura 84 di Hotel Four Point, (18/3).

Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengaku sangat terkesan. Pasalnya, selama dirinya melantik atau pun mengkuhkan kepengurusan suatu lembaga, baru kali ini dirinya melantik ikatan alumni SD.

“Dalam sejarah saya melantik, baru kali ini saya melantik alumni SD, luar biasa, biasanya memang teman SD kita lupa, nah, dengan hadirnya wadah ini tentu akan mempererat kembali hubungan silaturrahmi sesama alumni,” ucapnya.
Dalam kegiatan bertema temu kangen tersebut, sedikitnya 178 orang alumni SD Mangkura secara sah dikukuhkan menjadi pengurus. Hadir kepala-kepala sekolah SD Mangkura, guru-guru senior, serta guru yang masih aktif.
Adapun Ketua Ikatan Alumni yakni Irwan Adnan yang juga sehari-harinya merupakan Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemkot Makassar.
Dalam kesempatan yang sama, Danny kembali mengingatkan kepaa sekolah agar senantiasa berhati-hati utamanya dalam mengelolah sekolah yang dipimpinnya.
Menurut Danny ada beberapa hal yang menjadi potensi alumni, khususnya sekolah membutuhkan supporting alumni. Terlebih setelah pihak pemerintah kota menerbitkan perwali tentang Sumbangan Sukarela Pendidikan Berkualitas (SSPB). Namun baginya, Perwali tersebut belum ada yang menjalankannya 100 persen sehingga banyak kepala sekolah yang harus berurusan dengan hukum.
“Karena stengah-stengah menjalankan (Perwali) sehingga menemui konsekuensi hukum di mana belum bisanya membedakan antara Pungli (pungutan liar) dan sumbangan sukarela,” pungkasnya.
Reuni kata Danny, adalah bagaimana saling membantu sehingga sekolah yang pernah ditempati menimbah ilmu bisa berkembang, tidak hanya mengandalkan orang tua murid semata.
Alumni bisa berpartisipasi dalam memajukan sekolah serta murid yang tidak mampu. Karena itu Danny berharap keberdaan alumni SD Mangkura 84 menjadi ajang bagi sekolah untuk menyampaikan hal mendasar yang menjadi kebutuhan sekolah bersangkutan.
Namun Ia mengingatkan agar sebaiknya sumbangsi alumni tidak dimaknai dengan dana atau uang, melainkan bisa langsung berupa fasilitas. Semisal jika sekolah tersebut membutuhkan peralatan komputer, maka cukup menyampaikan berapa unit kekurangannya sehingga alumni bisa saling berbagi dan sama-sama berpartisipasi mewujudkan tersedianya fasilitas penunjang sarana belajar mengajar dalam sekolah tersebut.
Dengan demikian, sekolah bisa terbebas dari pungutan dana-dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01