Melalui Workshop, Dispar Makassar Genjot Percepatan Perkembangan Kuliner

21 Mar 2017 13:03
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Mengolah kue tradisional menjadi panganan yang bernilai jual lebih tinggi merupakan fokus perhatian tersendiri dalam Workshop Pembuatan Kue Tradisional yang digelar Dinas Pariwisata Kota Makassar di Hotel Grand Palace, jln. Tentara Pelajar. Senin (21/3/2017).

Kota Makassar memang ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata RI sebagai kota percepatan pengembangan wisata kuliner dan wisata belanja.

Kabid pengembangan Wisata Kuliner Kementrian Pariwisata RI, Ravita Datau (13/3/2017) di Quality Hotel mengatakan, untuk mempercepat perkembangan pariwisata di dunia kuliner perlu dilakukan pemaksimalan potensi dan ciri khas lokal tanpa mengesampingkan sisi marketing seperti slogan, kemasan dan tampilan produk.

“Workshop kue tradisional dikhususkan untuk mengeksplor lebih mendalam mengenai variasi-variasi serta kemasan yang menarik untuk menghidupkan kue tradisional khas Makassar,” Kata Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Amalia Malik senada dengan Ravita Datau.

Melalui workshop ini diharapkan para peserta nantinya mampu membuat kue tradisional yang enak, cita rasa lokal yang kental, higienis, tanpa mengesampingkan kemasan. Sehingga produk yang dihasilkan nantinya memiliki nilai dan daya jual yang tinggi.

“Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengemasan yakni nama produk, pencantuman komposisi, berat bersih, sertakan alamat Industri Rumah Tangga, Kode Produksi, tanggal kadaluarsa, dan nomor PIRT,” seru Narasumber.

Berita Terkini