MAKASSARMETRO– Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menjamu delegasi IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) dari berbagai daerah di Indonesia. Jamuan berlangsung di kediaman pribadi wali kota, Jalan Amirullah, Jumat, 7 April 2017.

Beragam kuliner khas Makassar disajikan menyambut tetamu yang tidak hanya berasal dari dalam negeri juga ada yang berasal dari Seoul, Korea Selatan. Coto Makassar dan ketupat pandan, Sop Sodara dan nasi putih, serta Mie Kering dihidangkan di atas empat meja panjang berbungkus kain putih.

Selain itu, juga disajikan kue tradisional Makassar semisal Barongko, Biji Nangka, dan Putu Pesse sebagai hidangan penutup. Delegasi IAI juga dihibur dengan pertunjukan tari tradisional empat etnis, dan Pepe ri Makka.
Rasa takjub tak dapat disembunyikan tetamu yang datang, saat penari Pepe ri Makka membiarkan tubuhnya dijilat api dari obor tanpa terbakar sedikit pun.
“Kami bangga pada Pak Danny. Bukan hanya jago mendesain juga berhasil memimpin Makassar,” kata Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara.
Pujian itu, lantas dibalas Wali Kota Danny saat menyampaikan sambutan selamat datang. Menurutnya, Ahmad Djuhara adalah sosok yang telah mempersatukan arsitek se – nusantara. Ia berharap ke depannya, arsitek dapat lebih berperan.
Arsitek, kata Danny adalah orang yang bisa mentransformasikan hal – hal yang imajiner menjadi real atau nyata. Di Makassar, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menata lorong – lorong Makassar yang jumlahnya ribuan.
Program Longgar (Lorong Garden) yang digagas Wali Kota Danny di awal kepemimpinannya membuahkan hasil 70% lorong – lorong di Makassar telah tertata apik. Ia mencontohkan lorong yang berada di Kecamatan Rappocini dan Mamajang.
Hal yang paling menggembirakan lanjut Danny, program Longgar sukses mendorong partisipasi warga di lorong – lorong. Bahkan ada di antara mereka yang membentuk arisan lorong. Hasilnya digunakan membeli cat, kuas dan perlengkapan lainnya untuk memperindah lorong.
Program Longgar tidak hanya berhasil mengubah wajah lorong Makassar lebih sehat juga berhasil mengubah karakter warga Makassar yang tadinya cenderung individualistis sesuai ciri masyarakat perkotaan menjadi lebih kekeluargaan.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43