Wali Kota Danny Inginkan Pasar Tradisional Dikemas Lebih Segar dan Modern

Selasa, 18 April 2017 17:35 WITA Reporter :
Wali Kota Danny Inginkan Pasar Tradisional Dikemas Lebih Segar dan Modern

MAKASSARMETRO– Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan bahwa secara sosio kultural, masyarakat masih terikat dengan pasar tradisonal. Oleh karena itu diperlukan tata kelola yang profesional dan transparan agar tidak ditinggalkan oleh masyarakat di zaman yang makin kompetitif.

Hal tersebut, disampaikannya selaku keynote speaker sesaat sebelum membuka kegiatan workshop PD Pasar Makassar Raya dengan tema Pengambilan Kebijakan Pengelolaan Pasar Rakyat Tidak Bertentangan Tindak Pidana Umum Dan Korupsi di Hotel Asyira, jln. Maipa. Selasa (18/4/2017).

Walikota Danny sangat mengapresiasi kegiatan ini sebab menurutnya workshop ini merupakan bentuk kesadaran dan evaluasi otokritik dalam rangka pembenahan tata kelola pasar tradisional.

“Saya respect. Kegiatan ini sangat strategis, meningat peran pasar yang sangat vital, seperti menyediakan komoditas segar dan menekan inflasi. Sangat perlu dilakukan pembenahan menyeluruh,” ungkap Danny Pomanto.

Danny juga mengingatkan bahwa pasar tradisional harus menciptakan suasana sehat, nyaman dan aman dalam kemasan yang lebih segar dan moderen. Mengingat fungsi pasar yang merupakan persoalan rakyat, sehingga menurutnya tidak ada tawar menawar mengenai hal tersebut harus segera berbenah.

“Sekali lagi tata kelola perlu ditingkatkan. Sudah saatnya pasar tradisional harus bersih, sehat, nyaman dan aman. Dan output dari workshop ini diharapkan agar menciptakan perubahan yang signifikan dengan melihat banyaknya potensi inovasi yang bisa diciptakan oleh pasar itu sendiri,” paparnya.

Dia juga berharap, guna menciptakan tata kelola yang transparan dalam hal finansial, sudah saatnya distribusi pasar dalam bentuk cashless dengan menggunakan smart card. Jadi pasar tradisional segar modern tersebut tidak lagi kalah bersaing dengan menjamurnya mini market.

Dia juga memberi peringatan kepada PD Pasar Makassar Raya agar segera menyelesaikan persoalan di pasar Sambung Jawa, Tamamaung dan Mandai.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca