Dispar Makassar Akan Gratiskan Tenant Bagi UKM Yang Sajikan Makanan Tradisonal Pada Menu

17 Mei 2017 14:40
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar bekerja sama dengan Bharata Radio akan menggelar Traditional Food Vaganza di halaman Monumen Mandala, pada 20-21 Mei 2017 mendatang.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Makassar, Amaliah Malik mengatakan bahwa event ini merupakan pemanasan menjelang perhelatan Makassar International Eight Festival atau F8.

“Kegiatan ini merupakan tahap awal jelang F8, untuk mempromosikan kuliner tradisional Makassar dan 10 icon kuliner Makassar yang telah dilaunching 2016 silam,” terang Amaliah Malik pada konfernsi pers di Silverhawk. Rabu (17/5/2017).

Selain promosi pariwisata kuliner, Amaliah Malik menambahkan bahwa event ini merupakan ruang bagi pelaku UKM yang bergerak di kuliner tradisional untuk mengembangkan usahanya. Nanti, akan diberi pengarahan bagaimana mengemas tampilan produknya.

“Selain kembali mengangkat panganan tradisional juga memberi ruang bagi UKM yang bergerak di kuliner tradisional untuk mengembangkan usahanya. Kami akan edukasi terkait packaging,” terang Amaliah.

Menurutnya, maraknya panganan yang mengatasnamakan oleh-oleh dari Makassar, mengancam eksistensi kuliner-kuliner tradisional khas Sulawesi Selatan. Oleh karenanya, eksplorasi kuliner tradisional menjadi bentuk dan kemasan yang lebih modern merupakan keharusan.

Sementara itu, Eko M. Putra, selaku project officer dalam event ini mengatakan bahwa Traditional Food Vaganza mengusung dua item F8, yakni Food dan Folk.

“Selain menyajikan panganan tradisional, akan dihadirkan pula musisi lokal yang akan menghibur selama event berlangsung. Dengan demikian, telah diusung dua item F8 sekaligus, Food dan Folk,”

Eko melanjutkan bahwa event ini menargetkan 5000 pengunjung dan menggratiskan tenant bagi partisipan yang akan menyajikan menu yang seluruhnya makanan tradisional.

Berita Terkini