MAKASSARMETRO– Dalam rangka memberi pemahaman kepada masyarakat terkait penerapan model pendataan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar menggelar Sosialisasi Pendataan Terhadap Perempuan dan Anak, di Hotel Celebes Indah. Rabu (17/5/2017).

Peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini terdiri dari unsur kelembagaan masyarakat di tiap kecamatan se-Kota Makassar sebagai pemerhati perempuan dan anak.

Kepala Sub-Bidang Analisis Data, A.Rahma, S.H., M.M. mengatakan bahwa masyarakat harus lebih cepat tanggap bila di wilayahnya terdapat kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Sekarang kita tidak bisa cuma melihat saja, ketika ada keluarga atau tetangga yang mendapatkan kekerasan seperti KDRT ataupun terhadap perempuan dan anak, harus segera melapor,” tegas A. Rahma.
A. Rahma melanjutkan bahwa telah tersedia shelter warga di tiap kelurahan. Selain itu, paralegal dan volunteer siap membantu mengadvokasi agar segera dimediasi.
“Namun, jika upaya mediasi gagal segera laporkan ke P2TP2A, yang merupakan pusat pelayanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan,” ujarnya.
“Di P2TP2A, terdapat berbagai unsur yang siap menangani persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mulai dari polisi, kejaksaan, LBH, dan psikolog serta psikiater untuk membantu memulihkan trauma,” jelasnya.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00