Jelang Pelantikan RT RW, Ini Kata Kabag BPM Makassar
MAKASSARMETRO– Pelantikan RT RW, Penasehat Walikota dan Ketua LPM se-Kota Makassar akan digelar pada tanggal 26 Agustus mendatang di Anjungan Pantai Losari. Segala persiapan pun telah dilakukan, mulai dari penyerahan seragam para Ketua RT dan RW, Penasehat Walikota, serta Ketua LPM hingga teknis acara pelantikan.
“Kegiatan seremonial pelantikan dan pengukuhan akan dilakukan usai shalat subuh berjamaah. Demi kelancaran acara yang akan dihadiri ribuan orang, maka kami atur menjadi lima bagian berdasarkan masing-masing wilayah lalu terus dibagi per kecamatan, jadi masing-masing wilayah ada tiga kecamatan,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar, Iskandar Lewa.
Iskandar Lewa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan terima kasih Walikota Makassar atas keinginan untuk mendedikasikan diri mereka demi pembangunan Kota Makassar.
“Sebelumnya banyak yang berpikir kalau nanti sudah pelantikan baru RT dan RW bekerja, perlu ditegaskan bahwa sejak menerima SK mereka sudah resmi sebagai RT dan RW, secara de jure dan de facto. Pelantikan ini wujud apresiasi Bapak Walikota atas kerja mereka di lapangan,” ungkapnya.
Mengenai seragam yang akan dikenakan saat pelantikan, Iskandar Lewa menargetkan proses penyerahan ke setiap kecamatan tuntas paling lambat pada 20 Agustus 2017. Dia mengatakan bahwa beberapa kecamatan seperti Sangkarrang, Mariso dan Wajo telah menerima seragam.
“Total ada sepuluh ribuan seragam kami buat, insya Allah jika tidak ada halangan proses distribusi dan penyerahan ke pihak kecamatan ditargetkan selesai pada 20 Agustus,” terang Iskandar Lewa.
Dalam pelantikan nanti, akan ada penyerahan smartphone secara simbolis kepada masing-masing kecamatan. Iskandar Lewa menyatakan bahwa usai pelantikan, smartphone yang statusnya sebagai inventaris RT/RW yang terdaftar di kecamatan tersebut akan dibagikan secara bertahap.
Sedangkan mengenai insentif, dia menegaskan bahwa insentif yang akan diterima disesuaikan dengan progres kinerja di lapangan yang diukur berdasarkan 9 indikator yang telah disosialisasikan Pemkot Makassar.