Polemik Soal Harga, APPSM Mengadu Ke DPRD Makassar

08 Sep 2017 14:41
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Ketua Komisi B DPRD Makassar, Yunus didampingi Anggota Komisi B, Irwan Djafar dan Hasanuddin Leo, menerima aspirasi Aliansi Pedagang Pasar Sentral Makassar (APPSM) di ruang Komisi B DPRD Makassar, Jumat (8/9/2017).

Dalam kesempatan ini, Ketua APPSM, Zainuddin mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar untuk segera menindaklanjuti polemik Pasar Sentral terkait harga yang telah disepakati para pedagang bersama dengan Pemerintah Kota Makassar.

Di mana kedua belah pihak telah menyepakati harga permeter sebesar RP. 42.158.628 juta. Sementara pihak PT. Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) tidak menyepakati hasil kesepatan tersebut dengan dalih harga tersebut hanya aspirasi pedagang pasar dengan Pemkot Makassar bukan kesepakatan dengan pihak PT. MTIR.

Pihak PT. MTIR sendiri mematok harga sebesar Rp. 65 juta permeter. Selisih kesepakatan Pemkot Makassar- pedagang dengan harga yang dipatok PT. MTIR cukup besar, lebih Rp. 20 juta.

“Setelah kita mendatangi Melati (PT.MTIR) untuk mendaftar ulang, justru pihak Melati bersikukuh dengan harganya yakni Rp.65 juta permeter, padahal harga 42 juta itu harga yang disepakati dengan Pemerintah Kota,” kata Zainuddin ke legislator Komisi B DPRD Makassar.

Zainuddin menyesalkan sikap pihak PT. MTIR yang terkesan melawan keputusan pemerintah oleh karenanya ia berharap agar DPRD sebagai perwakilan rakyat segera memanggil pihak-pihak terkait sebelum permasalahan kian membesar.

“Bayangkan kasian, kita sudah dua kali kena kebakaran tetapi masih diberi harga yang tinggi dan tidak sesuai dengan yang disepakati. Kami berharap DPRD memanggil pihak terkait untuk mendudukan permasalahan ini,” adu Zainuddin.

Sementara itu Anggota Komisi B, DPRD Makassar, Irwan Djaffar berjanji akan memanggil pihak PT. MTIR, Pemkot Makassar dan Pedagang Pasar Sentral untuk membahas terkait harga yang dikeluhkan oleh sejumlah pedagang lama.

“Kami akan memanggil pihak MTIR, Pemkot Makassar dan pedagang pasar lama untuk membicarakan apa yang menjadi keluhan para pedagang,” ungkapnya

Rencananya Komisi B DPRD Makassar akan menindak lanjuti persoalan ini pada hari senin dengan mengundang pihak PT. MTIR, PD. Pasar, Pemerintah Kota Makassar dan Aliansi Pedagang Pasar Sentral Makassar sebagai perwakilan pedagang.

Berita Terkini