Dikira Tidur Di Kelas, Siswi SMAN 1 Makassar Ditampar Gurunya
MAKASSARMETRO– Kasus kekerasan kembali terjadi di salah satu sekolah Kota Makassar. Kasus tersebut terjadi di SMA Negeri 1 Makassar. Kejadian ini melibatkan oknum guru IS yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap siswi kelas X IPA, AL (16 tahun).
Kasus bermula saat AL diduga tidur saat mata pelajaran berlangsung. “Dia (AL) merem, terus ditegur. Baru bukunya diambil lalu ditamparkan ke mukanya terus itu buku dirobek-robek,” urai Wasih, keluarga AL kepada makassarmetro.com, Selasa (26/9/2017).
Berdasarkan keterangan Wasih, AL mengaku bahwa dirinya sakit kepala sehingga menundukkan kepala sembari memejamkan matanya beberapa saat. “Mungkin dikira tidur di kelas. Padahal dia bilang ke saya, kalau kepalanya sakit,” ungkap Wasih.
Sebelumnya, beberapa hari di rumah yang ditinggali AL ada acara selama tiga hari, sehingga Wasih berasumsi kondisi tersebutlah yang disinyalir menjadi penyebab sakit kepala yang dialami AL.
Selain menerima tindak kekerasan tersebut, Wasih juga menambahkan bahwa AL juga diancam tidak naik kelas oleh oknum guru tersebut. Sehingga, keluarga AL berencana melaporkan oknum guru tersebut.
Terpisah, Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Makassar, Arifin Tamma mengatakan dirinya belum tahu menahu mengenai adanya persoalan tersebut.
“Saya belum menerima informasi ataupun pengaduan mengenai hal itu,” kata Arifin Tamma saat ditemui di ruangannya.
Arifin Tamma menambahkan bahwa dirinya senantiasa memantau aktifitas belajar mengajar di seluruh kelas. Pasalnya, SMANSA dilengkapi kamera Close Circuit Television (CCTV) yang tersebar di semua kelas dan titik lainnya yang dapat dipantau dari ruang Kepala Sekolah.
“Sekali lagi saya belum terima informasi atau pengaduan apapun terkait hal itu. Lagipula kalau ada kejadian begitu dapat dilihat langsung karena kita punya sistem CCTV sehingga semua aktifitas di kelas dapat terpantau,” ungkapnya.