Terkait ‘Lamaran’ Dollah Mando, Fadli Ananda: Jika Keluarga Merestui, Bismillaah
MAKASSARMETRO– Wakil Bupati Sidrap, Dollah Mando tengah mempersiapkan segala hal terkait suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sidrap. Diketahui, Dollah Mando berniat menjadi orang nomor satu di daerah lumbung padi tersebut.
Salah satu persiapannya yakni terkait figur yang akan mendampingi dirinya dalam pertarungan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, Dr. Fadli Ananda, Sp.Og., M.Kes., telah ditemui oleh Dollah Mando yang juga Wakil Bupati Sidrap tersebut pada Jumat kemarin (29/9/2017).
Kepada makassarmetro.com, Fadly Ananda membenarkan bahwa dirinya telah ditemui oleh Dollah Mando. Dia mengaku bahwa Dollah Mando mengajak untuk bertarung pada Pilkada mendatang.
“Pak Dollah sudah ketemu sama saya kemarin, kami bicara empat mata. Ada beberapa kesepahaman dalam pembicaraan tersebut,” ungkap Fadli Ananda via telepon. Sabtu (30/9/2017).
Perhitungan mengenai pemetaan politik turut menjadi pembicaraan dalam hal tersebut. Fadly melanjutkan bahwa Dollah memintanya menjadi wakil berdasarkan pertimbangan tersebut.
“Pak Dollah meminta karena berdasarkan perhitungan geopolitik di Sidrap. Menurutnya akar rumput di Sidrap menginginkan itu. Beliau menilai kombinasinya sudah tepat,” kata putra Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel, Iskandar Idy.
Meski demikian, Fadly Ananda belum mengiyakan ajakan tersebut. Pasalnya, Fadly menilai bahwa dirinya perlu membicarakan hal tersebut dengan pihak keluarga, khususnya orang tua.
“Saya berterima kasih kepada beliau (Dollah), sebab mempercayakan ke menjadi orang yang akan menjadi wakilnya nanti. Namun saya belum bisa memberi jawaban sebelum mendiskusikan terlebih dahulu dengan keluarga, khususnya orang tua saya,” kata Fadly.
Restu orang tua adalah hal yang menjadi sangat prinsipil bagi pendiri Rumah Sakit Bersalin Ananda ini. Menurutnya, mendiskusikan dan meminta restu keluarganya adalah langkah awal menuju pertarungan Pilkada Sidrap.
“Kalau keluarga tidak menyetujui, saya urungkan pencalonan. Namun jika orang tua dan keluarga merestui: Bismillah!,” tegasnya.
Menurutnya setiap warga negara memiliki hak politik, berhak untuk memilih dan dipilih, baik itu dari dunia politik ataupun dunia akademik seperti dirinya. Jika orang tuanya telah merestui dirinya untuk maju Pilkada maka Fadly Ananda siap ‘menyembuhkan penyakit’ yang ada di Sidrap.