MAKASSARMETRO– Ribuan peserta meramaikan Festival Singing Contest KLI Makassar Cup II di Arena Gantangan Toddopuli, Minggu, 1 Oktober 2017.

Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia yang datang bersama burung jagoan mereka. Ada 17 jenis burung yang mengikuti kontes ini, yakni ; Love bird A, Rio – Rio, Murai Batu, Kenari Kecil, Cucak Hijau, Kacer, Pleci A, Kenari Besar, Kacer A, Love Bird B, Cendet, Kacer B, Ciblek, Cambas C, Jenggot/KT, Love Bird C, dan Pleci B.

Burung – burung itu berkompetisi di 17 kelas diantaranya Fischeri, Personatus, Parblue, KLI, dan Biola yang memperebutkan Trophy, uang pembinaan dan sejumlah hadiah hiburan lainnya.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat membuka Festival Singing Contest KLI Makassar Cup II mengatakan kontes burung bukan lagi sekedar ajang yang mempertemukan pecinta burung.
Namun telah berkembang menjadi sebuah industri yang didalamnya mampu menghidupi banyak orang dan komunitas.
“Pemerintah harus mendukung. KLI luar biasa. Mampu menggelar kompetisi secara rutin, dan pesertanya berasal dari berbagai kota di Indonesia,” puji Wali Kota Danny.
Memelihara burung dikatakan dari sekedar hobi yang berkembang menjadi sebuah industri cukup beralasan.
Memelihara seekor burung membutuhkan perawatan yang didalamnya membentuk satu rantai usaha atau industri.
Mulai dari pakan burung, kandang, peralatan untuk membersihkan burung, dan kandangnya, vaksin, melatih burung berkicau hingga mampu disertakan dalam kompetisi.
Hal yang istimewa dari burung pemenang kontes terletak pada harganya yang mencapai ratusan juta rupiah.
Saat kontes burung berkicau dihelat, di arena itu pula kerap kali terjadi transaksi, dan umumnya burung pemenang akan menarik minat banyak penawar.
Meski tak jarang pula, penawar harus gigit jari, menelan kekecewaan karena pemilik burung enggan melepaskan burungnya meski ditawar dengan harga yang cukup fantastis.
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09