MAKASSARMETRO– Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil. Olehnya itu, saat ini pemerintah berfokus mengembangkan UKM yang berfokus pada dua sub sektor yakni Kuliner dan Kerajinan.

Namun, pengelolaannya tersebut tidak harus asosiasi saja yang bekerja, pengawasan dan pengendalian tetap berada pada wewenang kadiskop lingkup Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar Evy Apryalti, Saat melakukan kordinasi bersama Badan Promosi Pariwisata Makassar (BP2M), di Kantor Balaikota, Jalan Jend Ahmad Yani, Makassar, Selasa (3/10/2017).
” Bisa ada asosiasinya tapi kita juga tetap dalam pendampingan kami. Olehnya itu kami buat situs-situs ukm kuliner dan kerajinan. Jadi semua bisa mengakses kesana mengenai produknya,” ucapnya.
Dia mengungkapakan mengapa pemerintah memprioritaskan pengembangan industri kerajinan nasional karena berdaya saing tinggi serta menyerap banyak tenaga kerja dan penghasil devisa.
Menurut dia, industri kerajinan yang termasuk kategori industri kreatif potensial untuk terus dikembangkan karena produknya diminati pasar dalam dan luar negeri. Industri kerajinan juga mampu menciptakan nilai tambah tinggi karena mengusung gagasan yang dipadukan dengan seni serta inovasi dan teknologi.
Di Indonesia sendiri, industri kerajinan sudah berkembang di sejumlah daerah. Begitupun dengan UKM Kuliner yang begitu digandrungi Masyarakat luas.
Lantas Kata Evi, masih banyak yang perlu dibenahi oleh para pelaku UKM terutama pada Packeging dan higenisnya. ” Masih banyak yang belum memenuhi standar pakegingnya dan higenisnya juga belum sempurna. Saya selalu sampaikan setiap ada pelatih perhatikan itu, dan jangan luoa juga cantumkan BPOM; Komposisinya, distribusinta, nomor teleponnya,” akunya.
Soal pakeging hal itu masih bisa diterima karena produksi plastiknya masih diambil dari bandung. Di Kota Makassar ada namun kualitas belum cukup mumpuni.
Badan Promosi Pariwisata Makassar (BP2M), Iin Yusuf Madjid menuturkan untuk mentukseskan setiap karya para UKM perlu ada pembenahan strategi khususnya pada Galeri UKM. Itu merupakan salah satu faktor yang penting dalam pemasaran.
Promosi juga tak ketinggalan karena itu diistilahkan sebagao usaha-usaha sadar untuk melakukan sosialisasi, penerangan, dan pemberitahuan kepada masyarakat tentang berbagai informasi, yang biasanya mengenai berbagai produk yang ditawarkan.
Aktivitas promosi melibatkan berbagai bentuk dan variasi yang sangat beragam. Tinggal bagaimana para pengelola melakukan berbagai promosi kreatif sesuai dengan kebutuhan dan anggaran promosi yang disediakan.
” Membuat kemasan produk yang baik dan menarik merupakan salag satu bentuk promosi yang cukup baik dan efektif. Bentuk promosi yang paling tradisional adalah iklan,” jelasnya. (lee).
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36