KWT Penuhi Kebutuhan Pangan dan Gizi Keluarga
MAKASSARMETRO– Hadirnya Kelompok Wanita Tani (KWT) di tiap kecamatan se-kota Makassar menuai hasil postif. Kebutuhan pangan dan gizi keluarga mulai terpenuhi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Susilawati, mengatakan, KWT saat ini dapat dinyatakan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Itu karena pengelolaan pangan lestari dipekarangan-pekarangan rumah mulai padat di gang-gang atau lorong.
“Saat ini yang aktif ada 113 KWT. Dan produk pengelolaan pangan sudah ada,” ujar Sri.
Kata Sei, keberhasilan KWT yang didorong oleh Pemkot Makassar dari program Percepatan Penganejaragaman KonsumsinPangan (P2KP) juga terlihat dengan banyaknya pengolahan-pengolahan pangan yang memiliki nilai gizi baik. Diantaranya, ada pengolahan cabai bubuk, sambel cabai, dan abon ikan dan telur.
“Jadi kalau kita ke lorong yang ada KWTnya kita sudah bisa mendapatkan pengolahan pangan-pangan seperti itu,” katanya.
Hal itu terdapat di KWT Hijau, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya dan di KWT Angrek, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang.
Ketua KWT Angrek, Hj Yuliana mengutrakan, kebutuhan pangan yang terhindar dari pestisida sudah mampu didapatkan sendiri di taman pangan lestari di lorong mereka.
“Disini kita sudah bisa dapatkan seperti cabai, sayur mayur salah satunya sawit. Semua merupakan hasil peran aktif para anggota KWT,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Yuliana, bebebe.rapa jenis olahan cabai juga sudah produksinya. “Inilah nanti yang kita sinergikan dengan Badan Usaha Lorong atau BULo,” tuturnya.