Harga Cabai Anjlok, Kepala DKP: Peran Stakeholder Terkait Diperlukan
MAKASSARMETRO– Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Sri Susilawati panen cabai bersama kelompok tani lorong (Poktanrong) dan warga di Lorong Garden Kodingareng 188, Kelurahan Mampu. Rabu (18/10/2017).
Kepada makassarmetro.com, Sri Susilawati menyampaikan bahwa panen ini sudah petikan keempat kalinya. Terhitung sekitar 200 pohon cabai dipanen, dengan hasil bervariasi antara 100-150 gram per pohonnya.
“Tadi ada sekitar 200 pohon, hasilnya bervariasi antara 100-150 gram per pohon. Jadi, asumsi 200 kali 150 gram, yah totalnya sekitar 30.000 gram atau 30 kilogram,” ungkap Sri Susilawati.
Sri Susilawati mengatakan bahwa sekarang harga cabai di pasaran sedang anjlok sehingga perlu ditaktisi agar pendapatan warga dalam hal ini Poktanrong tetap terjaga.
“Sekarang harga cabai turun, jadi cabai ini akan dikeringkan agar bertahan lebih lama. Selain itu nilainya juga dapat bertambah, sehingga pendapatan warga tetap terjaga,” terangnya.
Pihak DKP Makassar, lanjut Sri Susilawati, telah melakukan pelatihan pengolahan hasil yang skalanya kecil terkhusus olahan cabai. Namun, dia menilai perlunya pendampingan dari stakeholder terkait untuk persoalan ini.
“Kami sudah gelar pelatihan pengolahan hasil, yang sifatnya kecil. Tapi kalau mau dibesarkan perlunya sinergitas antara warga dan pemerintah setempat, serta SKPD terkait,” imbuhnya.
Agar menambah nilai jual, menurutnya perlu dipersiapkan pengemasan agar lebih menarik dan dapat memiliki daya saing di pasaran. Tentunya disertai dengan kelengkapan seperti P-IRT, label, serta pendukung produk lainnya.