Danny Sedikit Gerah Dengan SKPD, Terkait Perubahan Nama Jalan

Selasa, 24 Oktober 2017 15:47 WITA Reporter :
Danny Sedikit Gerah Dengan SKPD, Terkait Perubahan Nama Jalan

MAKASSARMETRO– Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sedikit gerah dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan perubahan nama jalan.

Hal yang membuatnya gerah adalah saat SKPD terkait kurang mengekspos ke masyarakat luas terkait perubahan tersebut.

” Sebenarnya, nama jalan ini sudah saya tanda tangani. Cuma tidak terekspos dengan baik. Mestinya menurut dia, agenda perubahan nama jalan diumumkan kepada masyarakat luas. Supaya, masyarakat tahu adanya perubahan alamat di tempat yang dimaksud,” ucapnya.

Kata Danny, perubahan tersebut dilakukan karena banyaknya nama jalan- jalan kota yang tidak representatif di Makassar.

Salah satu yang akan dimasukkan yakni nama Raja Luwu Andi Djemma seorang tokoh Indonesia dan dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia tanggal 8 November 2002 silam.

Masuknya nama Andi Djemma sebagai salah satu nama jalan di ibu kota Provinsi Sulsel ini adalah usulan dari mahasiswa IPMIL Raya.

Selain itu, Danny memang merasa begitu banyak nama jalanan yang tidak mendidik serta tidak memiliki nilai historis. Ia mencontohkan alamat Rujab Wali Kota yang beralamat di Jl. Penghibur itu.

“Bagaimana jika nanti perempuan yang tinggal di daerah ini disebut perempuan penghibur? Itukan tidak etis, jadi memang harus dirubah agar lebih edukatif,” jelaanya.

Hal ini tidak lagi sulit, sebab dasar hukumnya sudah terakomodir pada Perda lama. Diketahui, Nama Raja Luwu Andi Djemma akan menggantikan nama di Jalan Landak Baru nantinya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca