MAKASSARMETRO– Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin didapuk menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan diskusi yang digelar Sekretariat DPRD Kota Makassar. Kegiatan ini digelar di pelataran parkir SMK-SMAK Makassar, Rabu (25/10/2017).

Diskusi tersebut mengangkat tema mengenai maraknya peredaran obat-obatan terlarang dan berbagai informasi yang menjadi viral tentang penyalahgunaan obat terlarang dikalangan pelajar.

Naisyah dalam pemaparannya mengatakan penyalahgunaan obat daftar G sudah diatur dalam beberapa regulasi. Dia bahwa Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sangat terlibat dalam pengawasan obat.
“Kan di BPOM itu jelas, siapa yang produksi, siapa yang distribusi. Dan semua obat kan ada ciri dan aturan hukumnya. Jika ada obat daftar G atau obat keras dengan lingkaran biru dengan huruf K, maka itu tidak bisa dijual bebas,” ucapnya.
Dipertegas lebih jauh, daftar obat G atau obat ilegal yang dikonsumsi tanpa resep dokter akan merusak saraf. Selain itu juga memiliki efek candu.
“Obat ini juga membuat pengomsumsi berhalusinasi. Ini sangat berbahaya karena biasa diluar dari kesadaran kita. Jadi jangan pernah mencoba mengonsumsi obat daftar G,” ucapnya
Kemenbud RI Percayakan Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026
Kamis, 16 April 2026 20:35
Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023
Kamis, 16 April 2026 20:32
Melinda Aksa Tekankan Peran Strategis Penyuluh dalam Tangani Darurat Sampah di Makassar
Selasa, 14 April 2026 23:38
Munafri: Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar
Selasa, 14 April 2026 20:35
DLH Makassar Percepat Pengelolaan Sampah, Kini TPA Antang Berbenah Menuju Sanitary Landfill
Senin, 13 April 2026 19:33
Pemkot Makassar Maksimalkan Urban Farming, Libatkan Warga hingga Komunitas Tingkat Lorong
Senin, 13 April 2026 19:31
Camat se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang
Sabtu, 11 April 2026 21:59
Munafri Tegaskan Dukungan Program MBG di Makassar, Dampaknya ke Gizi dan Ekonomi Nyata
Sabtu, 11 April 2026 21:33