
MAKASSARMETRO– Tim terpadu Penyelamat aset berupa fasilitas umum dan fasilitas sosial (Fasum Fasos) terus menemukan bentuk ketidak seriusan pengembang menyerahkan aset. Ada 26 data yang diserahkan tidak didukung site plan.

Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim, mengatakan, hal itulah yang membuat data 491 titik fasum fasos terus diverifikasi untuk dirampungkan.
“Mereka hanya menyerahkan dalam bentuk tertulis. Bahkan banyak kesalahan, ini menjadi salah satu adanya langkah-langkah yang dapat menjadi penyerobotan secara tiba-tiba,” ujar Zainal.
Tidak hanya itu, lanjut Zainal, beberapa permasalahan lain yang terungkap, seperti data yang ada belum seluruhnya mencantumkan secara lengkap nomor dan tanggal site plan, luas lahan pengembang, dan luas fasum fasos. Bahkan perbandingan luas serta jenis PSU termasuk lokasi perumahan di daftar berbeda dengan yang tercantum di site plan.
“Sehingga juga ditemukan, ada site plan yang sama untuk dua lokasi perumahan yang berbeda,” tuturnya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto sangat menyanyangkan hal tersebut. Setelah proses perampungan semua data dan proses pengecekan secara satelit apa pun hasilnya jika itu lokasi fasum fasos Pemkot langsung ambil.
“Tim terpadu harus mengambil langsung saja. Jadi seluruh aset yang sudah terdata langsung ambil dan sertifikasi, lalu pagari, setelah itu verifikasi secara hukum,” tegasnya.
Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Akhmad Kafrawi mengutarakan, permasalahan tersebut banyak muncul karena bukti penyerahan dari 491 titik bermasalah itu sebahagian besar sebatas tanda terima. “Tidak ada dalam bentuk sertifikat,” tuturnya.
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Meroket
Selasa, 06 Oktober 2026 22:58
MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Gibran
Selasa, 06 Oktober 2026 22:52
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sabtu, 03 Oktober 2026 20:00
Fasilitas Kesehatan Lengkap, Kota Makassar Dipilih Jadi Pilot Project Reformasi JKN Nasional
Jumat, 02 Oktober 2026 19:08
Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Ditata Jadi Wisata Baru, UMKM Ikut Dilibatkan
Rabu, 30 September 2026 14:02