Kadiskominfo Makassar: Pengembangan Smartcity Ke Depan Disesuaikan Kebutuhan Masyarakat

31 Okt 2017 09:14
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Kota Makassar menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop dan Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, bekerja sama dengan ASEAN dan Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini digelar di Grand Clarion Hotel and Convention, Senin (30/10/2017).

Dalam kegiatan tersebut dibahas mengenai perkembangan penerapan “Kota Cerdas” atau Smartcity di berbagai daerah di negara-negara Asia Tenggara. Dengan menekankan penggunaan Internet on Things (IoT) dalam mengembangkan Smartcity.

Mengenai penerapannya Smartcity di Kota Makassar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Ismail Hajiali memaparkan bahwa sejumlah pelayanan masyarakat telah dikembangkan melalui pemanfaatan tekhnologi.

“Kalau Smartcity itu banyak macam indikatornya seperti smart health care, kan kita punya Dottoro’ta Home care, smart enviromental monitoring seperti CCTV terintegrasi untuk pengamanan lingkungan. Kita di Makassar mengusung konsep Sombere and Smartcity, sehingga berbeda dengan daerah lain,” ungkap Ismail Hajiali.

Meskipun di daerah lain dari berbagai negara di Asia Tenggara telah mengembangkan Smartcity untuk kontrol energi pada PLTA ataupun menjaga kualitas air minum melalui Smart Water, Ismail mengatakan bahwa masih banyak kebutuhan masyarakat Makassar yang menjadi prioritas.

“Mungkin di sana memang diperlukan hal seperti. Kita di Makassar berfokus pada apa kebutuhan masyarakat kita juga. Melalui Smartcity kita tetap setara dengan negara lain, tapi Sombere yang membuat kita lebih,” terangnya.

Meski demikian, Ismail Hajiali tidak menampik kemungkinan untuk mengembangkan potensi Smartcity Kota Makassar di sektor lain. Menurutnya, kebutuhan masyarakat sangatlah beragam sehingga harus diprioritaskan yang penting dan mendesak.

Berita Terkini