somberena parlementa

Persiapan BULo 2018, DKP Makassar Pelajari Budidaya Bawang Merah Untuk Perkotaan

Senin, 20 November 2017 21:37 WITA Reporter :
Persiapan BULo 2018, DKP Makassar Pelajari Budidaya Bawang Merah Untuk Perkotaan

MAKASSARMETRO– Salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar, Badan Usaha Lorong (BULo) pada 2018 akan menjajal tanaman baru usai cabai, yakni bawang merah. Hal tersebut disampaikan oleh Kasie Konsumsi Pangan DKP Makassar, Ferdy Mochtar. Senin (20/11/2017).

Dibantu oleh penyuluh pertanian di Barombong dan Sudiang serta petani bawang dari Kabupaten Enrekang, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar mempelajari budidaya bawang merah yang tepat untuk kondisi wilayah Kota Makassar.

Ferdy Mochtar mengatakan bahwa pihak DKP Makassar berupaya membandingkan sejumlah varietas bawang merah yang rencananya akan ditanam dan dibudidayakan di seluruh lorong-lorong.

“Budidaya bawang merah masih kita pelajari aspek budidayanya, mulai dari seleksi bibit yang cocok untuk dataran rendah, kemudian cara memeliharanya di polybag sembari mengamati perkembangannya,” ungkap Ferdy Mochtar.

Berdasarkan keterangan Ferdy Mochtar, Super Philips merupakan jenis yang disemai oleh DKP Makassar sebab dianggap cocok untuk dataran rendah dan dataran tinggi.

“Kota Makassar berbeda dengan beberapa daerah penghasil bawang merah seperti Kabupaten Enrekang. Kita berada di dataran rendah, makanya kita pelajari di sini sebelum diserahkan ke penerima manfaat melalui BULO 2018,” kata Ferdy.

Dia melanjutkan tanaman bawang merah membutuhkan polybag ukuran 30 x 40 untuk satu umbi. Ferdi mengatakan satu umbi yang ditanam mampu menghasilkan 8 umbi per 56 hari. Namun, persoalan hama juga menjadi tantangan budidaya tanaman ini.

“Untuk persoalan penyakit maupun hama kami sementara dalami untuk wilayah perkotaan, bisa cara alami maupun kimiawi, yang pasti intensitas cahaya matahari harus diperhatikan, daun yang menguning harus digunting sebelum menyebar,” ucapnya.

Pihak DKP Makassar optimis mampu membudidayakan bawang merah dalam program badan usaha lorong di tahun 2018. Sebelumnya Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menghendaki bawang putih, namun urung. Pasalnya, bawang putih hanya dapat dibudidayakan ketinggian 400-600 mdpl.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca