Pengendalian dan Pengawasan Ketahanan Pangan Di Makassar Tetap Maksimal

21 Nov 2017 20:04
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Ketahanan Pangan harus memperhatikan tiga pilar, Ketersediaan (Availability), Keterjangkauan (Accessibility) baik secara fisik maupun ekonomi, dan Stabilitas (Stability) yang tersedia setiap saat dan setiap tempat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Sulsilawati dihadapan peserta Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Makassar yang digelar di Hotel La’Riz. Selasa (21/11/2017).

Oleh karenanya, kata Sri Sulsilawati peran serta Dewan Ketahanan Pangan diharapkan untuk mewujudkan hal tersebut secara komprehensif dan berkesinambungan. DKP Makassar juga telah membentuk tim terpadu untuk pemantauan dan pengendalian ketahanan pangan.

“Untuk mewujudkan hal tersebut DKP Kota Makassar selaku leading sektor keamanan pangan telah membentuk tim terpadu pemantauan dan pengendalian keamanan pangan yang bekerjasama dengan instansi terkait,” ungkap Sri Sulsilawati.

Persialan ketahanan pangan, lanjut Sri Sulsilawati memiliki aspek yang luas, sehingga pelibatan instasi teknis dalam tim terpadu pemantauan dan pengendalian ketahanan pangan di Kota Makassar.

“Dinas Perikanan dan Pertanian untuk pangan segar asal hewani, BPOM untuk pangan olahan dan Dinas Kesehatan untuk pangan siap saji,” urai Sri.

Rentang tahun 2017, kata Sri Sulsilawati Tim terpadu ini tidak menemukan kasus yang membahayakan konsumen dalam mengkonsumsi pangan. Namun, pengendalian dan pengawasan harus tetap dimaksimalkan.

“Sebagai upaya menjaga ketersediaan, stabilitas harga dan upaya menjaga keamanan pangan,” tutup Sri Sulsilawati.

Berita Terkini