Danny Siapkan Mitigasi Musibah Banjir
MAKASSARMETRO– Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyiapkan mitigasi untuk mengatasi persoalan banjir yang melanda beberapa wilayah di Makassar saat musim penghujan tiba.
Solusi itu disampaikan Danny saat mengunjungi korban banjir di Perumnas Antang Blok X, Minggu, 24 Desember 2017. Danny menyebut, musibah banjir di beberapa titik Makassar menjadi siklus tahunan yang terjadi saat musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi ditambah gelombang pasang air laut.
Mitigasi yang bakal dirancang oleh Wali Kota Danny melibatkan kordinasi tiga level pemerintahan. “Kita harus berkordinasi dengan pemerintah pusat, dan provinsi,” kata Danny.
Selain merencanakan membangun mitigasi banjir, Danny juga segera menyiapkan shelter evakuasi. Sementara, shelter itu akan didirikan di satu titik dengan jumlah penduduk yang paling banyak terkena dampak banjir.
“Lokasinya sementara kita cari,” sebut Danny.
Anggaran pembangunan shelter evakuasi akan diusulkan pada APBD Perubahan. Ukurannya bisa seluas tiga lapangan Badminton yang dilengkapi dengan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi warga terdampak banjir.
Danny berharap mitigasi dan shelter evakuasi itu bisa mendapatkan dukungan pusat sehingga realisasinya tidak memakan waktu yang panjang.
Apalagi kondisi geografis Makassar merupakan daerah pantai yang datar dengan kemiringan 0 – 5 derajat ke arah barat, yang diapit dua muara sungai yakni sungai Tallo yang bermuara di bagian utara kota dan sungai Jeneberang yang bermuara di selatan kota. Hal ini membuat Makassar rentan terhadap banjir.
Diketahui, total panjang kanal atau drainase Makassar sepanjang 26.158 m yang membentang dari barat hingga timur kota. Sedikitnya, ada enam kanal utama di Makassar yakni, Kanal Pannampu (4.938 m), Kanal Sinrijala (2.366 m), Kanal Jongaya (6.565 m), Kanal Pampang Hilir (4.213 m), Kanal Pampang Hulu (5.086 m), dan Kanal Antang (1.377 m).
Selama musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum Makassar intens melakukan pengerukan di kanal termasuk kanal besar yang bermuara ke laut.