pelayanan publik

Indira : Bangun Kota Makassar Mulai Dari Keluarga

Rabu, 27 Desember 2017 19:58 WITA Reporter :
Indira : Bangun Kota Makassar Mulai Dari Keluarga

MAKASSARMETRO– Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail punya cara tersendiri untuk menggugah warga Kota Makassar untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan Kota Makassar. Menurutnya, semuanya dimulai dari keluarga. Memberikan pemahaman serta pendidikan gender dalam keluarga, khususnya bagi ketiga putrinya. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam dialog perempuan di UIN Alauddin, Rabu (27/12/2017).

“Sebelum keluar ke ruang publik, penerapan pemahaman gender di mulai dari keluarga. Kerja sama antara bapak dan ibu, merupakan bentuk pendidikan atau pemahaman gender dalam keluarga. Anak-anak dapat tahu pembagian wilayah kerja tanpa memandang perbedaan jenis kelamin,” ungkap Indira Yusuf Ismail.

Sejak memimpin TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menyadari pentingnya memberikan pemahaman kepada buah hatinya bahwa baik dirinya dan sang suami, Moh. Ramdhan Pomanto juga milik masyarakat Kota Makassar.

“Sebelum Bapak jadi Walikota, waktu itu masih konsultan, saya yang antar anak-anak ke sekolah. Sekarang mereka juga sudah mulai tumbuh dewasa perlahan berikan pemahaman, bahwa kesibukan kami berdua adalah untuk Kota Makassar, kita ini milik Kota Makassar,” kata Indira Yusuf Ismail di hadapan ratusan civitas akademika UIN Alauddin.

Membangun Kota Makassar menuju Kota Dunia dari lorong dengan segala kompleksitasnya, kata Indira merupakan tantangan tersendiri dalam melakukan pembenahan dan sosialisasi sejumlah program Pemkot Makassar ke masyarakat.

“Menggugah kesadaran seseorang tidak semudah membalikkan telapak tangan, apalagi orang satu lorong. Kami di TP PKK Makassar memakai pendekatan tersendiri, yakni pendekatan keluarga, sentuh tepat di hati,” katanya.

Dia menambahkan proses dan manfaatnya sudah dapat dilihat dan dirasakan, masyarakat terdorong untuk membenahi sendiri lingkungannya, merawat dan menjaganya.

“Karena secanggih apapun program pemerintah, kalau tidak ada partisipasi masyarakat itu percuma. Tapi di kita sudah membuktikan, melalui pendekatan keluarga kita dapat melakukannya. Dan yang melakukannya adalah ibu-ibu dari PKK Makassar,” tutupnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca