MAKASSARMETRO– Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail punya cara tersendiri untuk menggugah warga Kota Makassar untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan Kota Makassar. Menurutnya, semuanya dimulai dari keluarga. Memberikan pemahaman serta pendidikan gender dalam keluarga, khususnya bagi ketiga putrinya. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam dialog perempuan di UIN Alauddin, Rabu (27/12/2017).

“Sebelum keluar ke ruang publik, penerapan pemahaman gender di mulai dari keluarga. Kerja sama antara bapak dan ibu, merupakan bentuk pendidikan atau pemahaman gender dalam keluarga. Anak-anak dapat tahu pembagian wilayah kerja tanpa memandang perbedaan jenis kelamin,” ungkap Indira Yusuf Ismail.

Sejak memimpin TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menyadari pentingnya memberikan pemahaman kepada buah hatinya bahwa baik dirinya dan sang suami, Moh. Ramdhan Pomanto juga milik masyarakat Kota Makassar.
“Sebelum Bapak jadi Walikota, waktu itu masih konsultan, saya yang antar anak-anak ke sekolah. Sekarang mereka juga sudah mulai tumbuh dewasa perlahan berikan pemahaman, bahwa kesibukan kami berdua adalah untuk Kota Makassar, kita ini milik Kota Makassar,” kata Indira Yusuf Ismail di hadapan ratusan civitas akademika UIN Alauddin.
Membangun Kota Makassar menuju Kota Dunia dari lorong dengan segala kompleksitasnya, kata Indira merupakan tantangan tersendiri dalam melakukan pembenahan dan sosialisasi sejumlah program Pemkot Makassar ke masyarakat.
“Menggugah kesadaran seseorang tidak semudah membalikkan telapak tangan, apalagi orang satu lorong. Kami di TP PKK Makassar memakai pendekatan tersendiri, yakni pendekatan keluarga, sentuh tepat di hati,” katanya.
Dia menambahkan proses dan manfaatnya sudah dapat dilihat dan dirasakan, masyarakat terdorong untuk membenahi sendiri lingkungannya, merawat dan menjaganya.
“Karena secanggih apapun program pemerintah, kalau tidak ada partisipasi masyarakat itu percuma. Tapi di kita sudah membuktikan, melalui pendekatan keluarga kita dapat melakukannya. Dan yang melakukannya adalah ibu-ibu dari PKK Makassar,” tutupnya.
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36