MAKASSARMETRO– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto hadir sebagai keynote speaker pada acara yang diadakan oleh Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan Strategi eksekutif, Proyek PLTSA di Indonesia, berkaitan dengan target 23 persen EBT ditahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung diruang Komisi Utama, Gedung II BPPT Lantai 3, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/18).

Dalam kesempatan ini, dihadapan peserta, Danny memaparkan program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terkait pengelolaan sampah yang menjadi inovasi percontohan oleh kota – kota lain, program ini juga banyak dilirik oleh beberapa negara.
Pengolahan sampah di Makassar kata Danny, langsung melibatkan masyarakat, dimana mereka bisa melakukan barter sampah dengan beras pada bank sampah yang telah diperadkan pemkot disetiap kelurahan.
Program tersebut sudah berlangsung sejak lama, selain memberikan rasa aman kepada masyarakat kota Makassar dan juga dapat meningkatkan penghasilan.
“Sekarang ini kita telah mampu mereduksi 20 persen sampah kita dari hasil pemilahan sampah, beras yang ditukarkan juga yaitu beras premium, warga yang tidak mampu akan mendapatkan rasa aman karena mereka tidak akan kelaparan, jika rajin mereka bahkan bisa mendapat penghasilan 2 juta rupiah per bulan dari program ini,” ujar Danny.
Program ini tentunya sangat terstruktur, sistematis dan massif. Untuk kedepannya walikota yang berlatar belakang arsitek ini akan lebih mengembangkan lagi, rencananya Danny akan kembali memperadakan timbangan digital online yang akan dibagi empat unit disetiap bank sampah.
“Ini juga seiring dengan program kita, yakni Makassar tidak rantasa, jadi insya allah tahun depan sebanyak 2 juta kantong plastik sampah akan kita bagi kesetiap rumah warga, tujuannya untuk memudahkan mereka dalam memilah sampah, kita juga sudah menyediakan motor sampah disetiap RW,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan hasil reduksi sampah yang tak terpakai atau sisa, itu yang akan di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kemudian menjadikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PTSA).
“Jadi semua sampah yang tidak direduksi, kita bawa ke TPA dan ini yang kita proses untuk PLTSa,” terangnya.
Selain Danny, turut hadir sebagai pembicara, Direktur aneka energi baru dan energi terbarukan, Harris Yahya, Kepala Sub Direktorat sarana dan prasarana direktorat pengelolaan sampah, Agus Saefuddin, Direktur pusat teknologi lingkungan Dr. Sri Wahyono, Direktur Green Finance Asia South Pole, Paul Butarbutar, Senior Researcher, SMW and Energy Consultant, Jacky Latuheru, PT Dimensi Barumas Perdana, Ir. Ilham Hatta Manangkasi. (*).
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Minta KDKMP Tak Geser UMKM, Evaluasi Manfaat Jadi Sorotan
Kamis, 29 Oktober 2026 20:49
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar Ajak Anak Muda Akhiri Perang Kelompok
Kamis, 29 Oktober 2026 20:13
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52