Serahkan KIP dan PKH di Solok, Presiden Minta Dana Digunakan untuk Pendidikan dan Gizi Anak

Kamis, 08 Februari 2018 20:27 WITA Reporter :
Serahkan KIP dan PKH di Solok, Presiden Minta Dana Digunakan untuk Pendidikan dan Gizi Anak

MAKASSARMETRO– Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Pangan Beras Sejahtera, di GOR Tuanku Tabiang, Batu Tupang, Koto Baru, Kabupaten Solok, pada Kamis (8/2).

“Di mulai dari PKH, saya perlu ingatkan, jadi dana yang ada di PKH itu hanya digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan, satu, gizi anak. Jadi untuk beli telur boleh, beli ikan boleh, beli sayur boleh,” ujar Presiden.

Kedua, lanjut Presiden, dana PKH hanya boleh dipergunakan untuk keperluan sekolah anak-anak, seperti membeli buku, sepatu, tas, dan seragam.

Untuk Kartu Indonesia Pintar, Presiden memberitahukan bahwa yang SD di kartu ini ada anggaran Rp450.000,00, untuk SMP mendapatkan dananya Rp750.000,00, dan SMA/SMK mendapatkan Rp1.000.000,00.

“Kita syukuri bahwa pemerintah sekarang ini bisa memberikan Kartu Indonesia Pintar ini agar anak-anak semuanya bersekolah. Nanti kalau pemerintah memiliki anggaran yang lebih, ya nanti PKH-nya ditambah, Kartu Indonesia Pintarnya juga ditambah. Doakan saja,” pinta Presiden.

Presiden juga menegaskan apabila ketahuan anggaran tersebut digunakan untuk membeli pulsa maka akan dicabut kartunya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa negara Indonesia adalah negara besar, memiliki 714 suku.

“Kita juga memiliki 1.100 lebih bahasa daerah yang berbeda-beda, sukunya berbeda, bahasa daerahnya berbeda, kemudian agama juga berbeda, adat istiadat juga berbeda, tradisi juga berbeda. Inilah anugerah dari Allah yang diberikan kepada kita,” sambung Presiden seraya menyampaikan ada 1.100 lebih bahasa daerah dan 17.000 pulau yang bertebaran dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.

Kepala Negara juga meminta untuk terus-menerus menjaga persatuan kesatuan, kerukunan, persaudaraan, karena semua harus adalah Saudara sebangsa dan setanah air.”

Di akhir sambutan, Presiden berpesan kepada masyarakat agar menggunakan dana yang ada di kartu sesuai dengan kesepakatan bersama.

“Anak-anak untuk hal-hal yang berkaitan dengan keperluan sekolah, ibu-ibu juga untuk keperluan sekolah dan pendidikan dan gizi anak-anak kita,” pungkas Presiden.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca