MAKASSARMETRO– Direktur Kelompok Usaha Kecil Menengah, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Hj Diana perlu berbangga. Pasalnya, produk bumbu bikinan makanan khas daerah Makassar, Sulawesi Selatan telah dikenal oleh dua negara.

Padahal menurut Diana, ia tak pernah mempromosikan barang jualannya sampai keluar negeri. Hanya saja, sebagian pembeli dari pasar yang mengetahui.

“Alhamdulillah bumbu kami sudah telah dikenal sampai luar negeri. Yakni negara Australia dan Singapura. Aneka macam bumbu makanan khas Makassar seperti Rawon, Pallubasa, Coto, Kari, SOP Konro dan SOP Saudara. Harganya relatif murah, ada Rp 10 ribu dan Rp 50 ribu,”ujarnya.
Ia mengatakan, sejak didirikan 5 tahun lalu, omzetnya kini bervariasi. Hal itu, hanya saja menghidupi sanak keluarganya saja.
“Tidak menentu ji. Sesuai pembeli, jika hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha datang, permintaan banyak yang memesan untuk diantar bumbu atau daging dan ikan.
Saya berharap, agar dinas terkait supaya dapat membantu untuk mempromosikan jualan ini lagi,”tuturnya.(mom)
Munafri: Dies Natalis FH Unhas Jadi Momentum Perkuat Ikatan Alumni
Minggu, 24 Mei 2026 22:08
Soroti Begal hingga Narkoba, Andi Suhada Ingatkan Jaga Keselamatan Anak
Rabu, 20 Mei 2026 20:30
Warga Tamalanrea Menolak Jadi “Tumbal” PSEL, Desak Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Lokasi
Rabu, 20 Mei 2026 19:34
Reses Perdana, Sampah Jadi Sorotan Andi Suhada di Kecamatan Ujung Pandang
Selasa, 19 Mei 2026 18:21
Berulang Melanggar, Lapak PKL di Tallo Ditertibkan, Jalan Sunu Disiapkan Jadi Solusi
Senin, 18 Mei 2026 22:00
Makassar Menuju Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD
Senin, 18 Mei 2026 21:33
Disdik Makassar Imbau Sekolah Segera Perbarui Data Siswa untuk SPMB 2026
Senin, 18 Mei 2026 20:51