BPKAD Makassar Gelar Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran, Ini Tujuannya
MAKASSARMETRO– Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih tiga kali berturut-turut tidak membuat Pemkot Makassar berpuas diri. Justru dengan predikat tersebut pembenahan terus dilakukan.
Salah satunya melalui Pelatihan Dasar Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang digelar Bada Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar.
Plt.Kepala BPKAD Makassar, Taslim Rasyid mengatakan kegiatan ini untuk melatih para operator pengelola keuangan SD dan SMP dalam menyusun penganggaran yang sinkron dengan perencanaan.
Dia menilai, penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan yang baik diawali dari hulu, yakni sinkronisasi anggaran yang tersedia dan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Kita berikan kasus kemudian mereka jawab, ini untuk melatih mereka. Sesuai Renstra dokumen perencanaan yang ada, nanti dia input dokumen penganggarannya. Jadi sinkron dalam rencana kerja anggaran,” ungkap Taslim Rasyid, Senin (9/7/2018).
Sementara itu, Asisten III Pemkot Makassar, Takdir Hasan Saleh mengapresiasi upaya BPKAD. Menurutnya apa yang dilakukan merupakan bagian dalam menciptakan good governance dalam penyelenggaraan pemerintah.
“Penyelenggara pemerintahan, telah mengalami reformasi manajemen keuangan sebagai bagian mewujudkan good governance. Di mana anggaran sebagai alat akuntabilitas, dan kebijakan ekonomi dengan harapan pemerataan pendapatan juga dapat terlaksana,” ucapnya.
Dia berharap para peserta bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan yang digelar selama tiga hari ini. Takdir menekankan agar tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas keuangan.
“Sehingga diharapkan kualitas dari perencanaan hingga ke proses pertanggungjawaban dapat terus ditingkatkan yang pada akhirnya berdampak pada kualitas laporan keuangan pemerintah kota Makassar,” pungkasnya.