pelayanan publik

Ramah Tamah ICMEM 2018, Danny Paparkan Visi Misi Kota Makassar

Rabu, 01 Agustus 2018 23:00 WITA Reporter :
Ramah Tamah ICMEM 2018, Danny Paparkan Visi Misi Kota Makassar

MAKASSARMETRO– Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menghadiri ramah tamah dengan para peserta International Conference on Management in Emerging Markets (ICMEM), di Baruga Anging Mammiri, Rabu (1/8/18).

Kedatangannya bertujuan para akademisi, praktisi, dan pemerintah bersama-sama untuk mendiskusikan masalah-masalah tentang manajemen dan ekonomi.

Sebelumnya, Danny memaparkan mengenai sombere and smart city.

Kali ini, ia memaparkan bagaimana visi dan misi Kota Makassar didepan Ir. Ophirtus Sumule, DEA (Director Of Innovation System Of Ministry of Research Technology and Higher Education), Prof. Kazuhiro Tamura (Kanazawa University), Associate Professor, Dr. Abdul Halim Bin Abdul Majif (University Utara Malaysia) dan puluhan para peserta ICMEM.

Dalam pemaparannya, Danny mengatakan bagaimana pertumbuhan ekonomi Kota Makassar berada di atas rata-rata nasional. Hal itu dikarenakan inovasi dan strategi yang baik.

“Ada beberapa misi visi yang diusung oleh kami untuk mewujudkan Makassar dua kali tambah baik dan kota dunia yang nyaman,” ucapnya.

Menurutnya, visi misi yang diusung pemerintahannya mengacu pada standar dunia, baik di sisi peningkatan kesejahteraan masyarakat, penataan birokrasi, pelayanan publik, serta penataan kota.

Sejumlah program dan inovasi diluncurkan Danny untuk mewujudkan visi dan misi pemerintahannya, di antaranya Makassar Tidak Rantasa (MTR), Sombere, Smart City, Apartemen Lorong (Aparong), Home Care (Dottorota), dan Telemedicine.

Tak hanya itu Inovasi yang diperkenalkannya yakni Smart Petepete yang merupakan solusi bagi masalah transportasi perkotaan saat ini.

Sementara, Lanjut Danny, untuk pendekatan ke masyarakat sendiri, Danny memiliki inovasi yang disebut protokol touching heart atau protokol sentuh hati.

“Jadi kami hingga lapisan terbawah RT/RW melakukan touching heart dari hari senin hingga minggu. Jadi seninnya kita turun ke masyarakat dan sabtu itu kita diskusikan masalah yang ditemukan, ” ungkapnya.

Olehnya itu, Danny berharap ramah tamah ini bisa menjadi sesuatu yang berkesan dan para peserta ICMEM dapat lebih mengenal kekayaan budaya, kultur serta inovasi Kota Makassar. (*).

Berikan Komentar
Komentar Pembaca