MAKASSARMETRO– Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar mengimbau kepada seluruh panitia penyelenggara hewan kurban agar tidak menggunakan kantong kresek berwarna untuk daging hewan kurban di Lebaran Idul Adhamendatang.

Menurut Kepala DP2 Makassar, Abd Rahman Bando, penggunaan kantong kresek berwarna dapat berdampak pada kesehatan masyarakat konsumen daging hewan kurban.

“Ada beberapa imbauan dari kami, termasuk pada pendistribusian daging hewan nanti jangan gunakan kantong kresek berwarna yang nanti bisa warnanya bisa terkontamisasi dengan daging. Sehingga bukannya kita membagikan protein ke masyarakat malah membagikan penyakit,” katanya, Rabu (8/8/2018).
Disamping itu, Rahman Bando juga mengimbau kepada panitia penyelenggara agar lebih memperhatikan proses penyembelian hewan kurban yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Termasuk pendistribusian daging harus tepat sasaran ke masyarakat yang benar-benar berhak menerima.
“Kemudian, saya minta kepada para pedagang dan panitia untuk tetap menjaga estetika kota, kebersihan dari tempat penjualan dan penyembelian hewan kurban harus dijaga,” pungkasnya.
“Dan imbauan ke pedagang harus proaktif memeriksakan kesehatan hewan, lalu mereka wajib meminta kartu kesehatan ke petugas, tentu petugas kami akan memberikan,” sambungnya.
Teruntuk kepada masyarakat kota Makassar, Rahman Bando kembali berpesan agar dalam membeli hewan kurban memperhatikan kepemilikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikantongi oleh para pedagang hewan kurban.
Jika tidak memiliki SKKH, kesehatan hewan kurban bukan menjadi jaminan pihaknya.
“Kepada masyarakat harus lebih cerdas memilih hewan kurban dengan cara meminta kartu kesehatan hewan kurban yang dikeluarkan pemerintah kota. Kalau pedagang tidak miliki kartunya berarti belum diperiksa, belum dijamin kesehatannya,” pungkasnya.(mom)
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12