MAKASSARMETRO– Beberapa pekan lagi umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha. Di mana pada rangkaiannya atau hari tasyriq dianjurkan melakukan penyembelihan hewan qurban. Di Indonesia umumnya sapi dan kambing.

Meski begitu, ada syarat hewan qurban yang boleh disembelih. Di antaranya, cukup umur, tidak cacat, dan tentunya sehat. Tentunya, warga Makassar ingin menunaikan ibadah qurban dengan menyembelih hewan yang sehat.

Hewan yang sehat dapat dilihat secara kasat mata, berikut tips memilih hewan qurban dari Petugas Animal Care Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar, drh. Anak Agung Putu Joni Wahyuda, yang juga Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sulselbar.
1. Bulu
“Yang pertama boleh kita lihat dari bulunya. Jika mengkilap itu menandakan hewan sehat,” kata drh. Agung , panggilan akrabnya.
Sebaliknya, jika bulu buram maka itu menandakan hewan tersebut tidak sehat. Selain itu, dapat dilihat apakah dia berpenyakit kulit atau tidak.
2. Mata
Hewan yang layak dikurbankan yakni matanya tidak buta. Selain itu, kondisi kesehatan hewan dapat dilihat dari kondisi matanya.
“Selanjutnya, kalau matanya merah dan berair, besar kemungkinan hewan tersebut tidak dalam kondisi prima. Kita cari yang matanya tidak berair,” sambungnya.
3. Performa
Performa yang dimaksud yakni gerak-gerik sapi. Tingkat keaktifan sapi dapat dilihat secara kasat mata. Selain itu dengan melihat gerak-gerik atau cara berjalannya dapat dinilai apakah hewan tersebut memiliki cacat atau tidak.
“Kita lihat kalau dia aktif bergerak, lincah dan bertenaga, itu menandakan dia (hewan) sehat,” ucapnya.
4. Kotoran
Meski kesannya menjijikkan, namun tidak ada salahnya untuk mengecek kotorannya. “Jika agak cair, besar kemungkinan hewan tersebut mengalami masalah pada pencernaannya dan mencret,” kata drh. Agung.
5. Gigi dan Mulut
Usia hewan kurban dapat diukur dari giginya. Untuk sapi usia dua tahun sudah dapat disembelih, dan kambing satu tahun.
“Tapi kita lihat juga gigi dan mulutnya, apakah berlendir atau tidak? Kalau berlendir yah hewannya besar kemungkinan tidak sehat.
Terakhir, drh. Agung Wahyuda mengatakan, untuk skala kota Makassar, warga diminta untuk menanyakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari DP2 Makassar kepada penjual.
“Karena kalau hewan punya SKKH, itu artinya sudah diperiksa kesehatannya oleh tim kami, sehingga ada jaminan keamanan dari segi kesehatan sebelum dikurbankan,” tutupnya.
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12