Asprov PSSI Walk Out dari Raker KONI Sulsel
MAKASSARMETRO– Asprov PSSI Sulawesi Selatan Walk Out meninggalkan rapat anggota KONI Sulsel di tahun 2018 di Hotel Grend Asia, Minggu, (12/8) malam. Sebab materi laporan yang dipertanggungjawaban ( LPJ) seolah olah dibuat hanya untuk menggugurkan saja kewajiban Pengurus KONI Sulsel dalam membuat rapat kerja.
“Saya kira banyak ketimpangan. Dalam materi LPJ, salah satunya bantuan untuk Kongres Luar Biasa PSSI November 2017. Kenapa tidak ada sama sekali, dalam materi LPJ tersebut disebutkan pada Bab IV Bidang organisasi point A. Bahwa KONI membantu pelaksanaan Musorprov, Rakerprov dan pelantikan yang dilaksanakan oleh Pengprov Induk organisasi Cabang olahraga (Cabor) dan Pengprov Induk organisasi olahraga fungsional, tetapi faktanya KONI Provinsi Sulsel tidak membantu Asprov PSSI Sulsel pada saat melaksanakan Kongres Luar Biasa November 2017,” tegas
Executive Comitee Asprov PSSI Sulsel, Syafrullah.
Selain itu, masalah laporan keuangan dan penggunaan keuangan.
“Mereka tidak merinci betul anggarannya, contoh bantuan untuk cabor Rp 2 Miliar, tapi gak tahu cabor mana yg dibantu, Kemudian adanya pengeluaran yang dilakukan pada bulan September 2017 Padahal Surat Keputusan (SK) Pengurus KONI yg baru Bulan November 2017. Hal ini sudah kelihatan ada penyimpangan kewenangan disini,”ungkap Executive Comitee Asprov PSSI Sulsel ini. (mom)