MAKASSARMETRO– Lurah Maradekaya, Kecamatan Makassar, Andi Rahmatia tak kuasa menahan rasa was-wasnya menantikan kabar anak kedua serta cucunya yang dikabarkan selamat dari bencana gempa bumi di Palu.

Setelah beberapa jam melakukan penantian akhirnya Andi Rahmatia bisa melihat anak dan cucunya tiba pukul 17.00 WITA di Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (30/09/2018).

Pasca tiba, anak kedua dan cucu Lurah Maradekaya tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bross untuk mendapat perawatan karena kondisi fisik yang masil lemah.
“Ya Allah saya bersyukur anak serta cucu saya masih diizinkan untuk kembali ditengah-tengah keluarga, dan mereka langsung saya bawa ke RS. Awal Bross, karena kasian kondisinya masih sangat lemah sehingga meski mendapat penanganan yang serius,” ungka Andi Rahmatia.
Lurah Maradekaya itu juga sedikit menerangkan kronologi anak dan cucunya bisa selamat, karena rumahnya berada di daratan tinggi
“Mereka bisa selamat karena tidak terkena dampak tsunami karena rumahnya ada di daratan tinggi, meski begitu karena besarnya kekuatan gempa mengakibatkan rumahnya hancur dan sempat mengungsi sebelum akhirnya dipulangkan ke Makassar,” pungkasnya.
Aliyah Mustika Ilham Sambut Positif Rakernas ASKLIN di Kota Makassar
Rabu, 26 Agustus 2026 18:52
Kepala BKN Riding Vespa Bersama Wali Kota Makassar Sambil Hijaukan Kawasan CPI
Selasa, 25 Agustus 2026 22:59
Wakil Wali Kota Makassar Buka Citra Beauty Fair 2026, Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
Selasa, 25 Agustus 2026 22:49
Pemkot Makassar Siapkan Strategi Bawa Produk Lokal dan Pariwisata ke Pasar Internasional
Senin, 24 Agustus 2026 15:56
Jelajah Sampah Berakhir, DLH Makassar Dorong Gerakan Kelola Sampah dari Rumah Terus Dilanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026 22:24
Aklamasi, Aliyah Mustika Ilham Terpilih Pimpin ASITA Sulsel 2026–2031
Jumat, 21 Agustus 2026 08:33
Hadapi Musim Kering, Pemkot Perkuat Dukungan Sarana Pertanian dan Teknologi untuk Petani Makassar
Kamis, 20 Agustus 2026 22:59
Job Fit Kepala OPD Makassar Dimulai, 40 Pejabat Jalani Wawancara dan Rekam Jejak
Rabu, 19 Agustus 2026 21:27