Kepala BPBD Makassar Ceritakan Sepak Terjang Tim Makassar di Sulteng

08 Okt 2018 09:31
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Rusli sudah tiba di Kota Makassar, Ahad (7/10/2018), setelah satu pekan menjalankan misi kemanusiaan di Sulawesi Tengah pasca ditimpa musibah gempa dan tsunami.

Kepada makassarmetro.com, Muhammad Rusli menceritakan, bahkan sebelum lapor ke Walikota Palu, Tim Makassar yang khusus dikirim Pemkot Makassar, langsung mengevakuasi korban dalam perjalanannya.

“Yang pertama kita lalui daerah di mana masyarakat yang meminta makanan atau kekurangan bahan makanan, termasuk bahan bakar. Kita juga sempat mengevakuasi satu mayat,” ungkap Muhammad Rusli.

Mantan Kepala RS Daya ini melanjutkan, pasca bertemu Walikota Hidayat dan wakilnya, Sigit Purnomo yang juga dikenal dengan Pasha Ungu, Tim yang berangkat tanggal 30 September ini langsung menyiapkan tenda sebagai basecamp evakuasi korban.

Dia menyebut situasi di Bumi Tadulako pasca bencana alam ini sangat mengenaskan. Bangunan luluh lantah, keadaan kacau, kepanikan di mana-mana, dan juga terjadi penjarahan.

“Kondisi lumpuh, luluh lantah. Kita buat tenda dalam kondisi tidak ada air dan listrik padam. Kondisi sekitar juga kacau sempat terjadi penjarahan. Eksodus juga terjadi,” jelasnya.

Sesuai arahan Walikota Palu, Tim Makassar yang terdiri dari berbagai unsur di Pemerintah Kota Makassar briefing untik membagi wilayah evaluasi. Rusli menyebut ada tiga fokus lokasi pencarian, yakni kawasan pemukiman di Balaroa, wilayah Petobo dan Pantai Barat.

“Hari pertama langsung kita turun 18 korban kita evakuasi, kita juga siapkan logistik untuk kebutuhan darurat bagi yang selamat,” ucap alumnus Fakultas Kedokteran Unhas ini.

Rusli menambahkan, misi tim kemanusiaan yang dilepas Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto ini memang fokus dalam melakukan evakuasi dan mendistribusikan bantuan kepada korban.

Hal inilah yang menjadi rutinitas harian tim di Sulteng. Dia menyebut tim akan berada di lokasi hingga beberapa pekan ke depan, sampai ada instruksi lanjutan dari Danny Pomanto.

Berita Terkini