Hari Pangan Sedunia, DKP Makassar Dorong Kemandirian dan Penguatan Cadangan Pangan Masyarakat

Selasa, 16 Oktober 2018 14:37 WITA Reporter :
Hari Pangan Sedunia, DKP Makassar Dorong Kemandirian dan Penguatan Cadangan Pangan Masyarakat

MAKASSARMETRO– Pemerintah Kota Makassar terus berupaya mendorong ketahanan pangan melalui program yang mengedepankan partisipasi masyarakat. Program seperti Badan Usaha Lorong (BULo) dinilai mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Sri Sulsilawati mengatakan, kondisi ini juga mendorong penggiat kebun BULo yang berada di lorong-lorong untuk melakukan penyimpanan cadangan pangan.

“Di Hari Pangan Sedunia ini, selain mendorong ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan juga diharapkan mempunyai menyimpan cadangan pangan dari situ,” ungkap Sri Sulsilawati, Selasa (16/10/2018).

Lebih lanjut, dia merinci, cadangan pangan milik masyarakat adalah hal yang harus didorong. Pasalnya, organisasi PBB sektor pangan dan pertanian, Food and Agriculture Organisation (FAO) memperkirakan bakal terjadi krisis pangan di masa yang akan datang.

“Atas dasar inilah juga kita terus menggencarkan program kita, khusunya wilayah perkotaan yang minim lahan pertanian, dengan memaksimalkan lahan sempit di lorong,” katanya.

Selain BULo, di kota Makassar terdapat sejumlah program seperti Kelompok Pangan Lestari yang dikelola Kelompok Wanita Tani, begitu juga dengan Lorong Peduli Inflasi yang dikerjasamakan dengan Bank Indonesia.

“Yang paling penting adalah kemandirian pangan dan penguatan cadangan pangan masyarakat. Apalagi di tahun 2045, Indonesia telah menargetkan diri sebagai lumbung pangan dunia,” sambungnya.

Diketahui, populasi Kota Makassar sekitar 1,8 juta sedangkan lahan pertanian sekitar 1 persen. Ketahanan pangan dikatakan aman jika memenuhi ketersediaan, aksesibilitas, dan keamanannya.

Melihat potensi 7520 lorong, Sri Sulsilawati menambahkan, dengan BULo warga dapat memenuhi ketiga indikator tersebut walau dengan memanfaatkan pekarangan yang berlahan minim.

“Untuk skala dunia FAO sudah merilis nol kelaparan, melalui aksi nyata untuk masa depan. Our Action, Our Future: Zero Hunger,” tutupnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca