Produk Tani KWT Siap Didistribusikan Ke Pasar Retail Modern

23 Okt 2018 23:22
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Produk pertanian lorong Kota Makassar akhirnya akan diserap pasar retail modern. Terdapat tujuh Kelompok Wanita Tani yang menandatangani kemitraan pasar dengan pihak Gelael di Ruang Rapat Sekda Makassar, Balaikota.

Penandatanganan ini difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar dan disaksikan langsung pihak Bank Indonesia. Diketahui, KWT yang menandatangani perjanjian ini adalah kelompok binaan program Lorong Peduli Inflasi yang disponsori BI.

“Dari beberapa pasar modern, Gelael hadir sebagai pionir, yang siap menyerap produk kelompok tani,” ungkap Kepala DKP Makassar, Sri Sulsilawati dalam sambutannya, Selasa (23/10/2018).

Langkah ini, kata Sri Sulsilawati, sebagai upaya pelibatan semua pihak untuk mewujudkan visi Pemkot Makassar, menciptakan kota yang nyaman dan aman untuk semua sekaligus merekonstruksi nasib rakyat lebih sejahtera.

“Ada pemerintah, ada masyarakat, ada perbankan dan juga pelaku bisnis, semua kita pertemukan untuk satu komitmen wujudkan visi Pemkot Makassar,” ucapnya.

Dengan penandatanganan ini, DKP Makassar wajib mengintensifkan pembinaan teknis kepada KWT untuk menjamin kualitas produk yang akan didistribusikan ke pasar modern.

Adapun KWT yang bakal mensuplai produk pertaniannya di Gelael sebagai berikut Poktan Dewi Sari Tamalanrea,
Citra Tello, Melati Bangkala, Lontara Balang Baru, Teratai Timongan Lompoa, Melati Lajangiru dan Dahlia Wajo.

Sementara itu, Asisten Direktur Bank Indonesia Perwakilan Makassar, Tedi Arif Budiman menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata dari DKP Makassar untuk memfasilitasi penyaluran dan menjamin mutu produk yang akan diserap Gelael.

Menurutnya, sinergitas ini semakin mempertegas posisi Kota Makassar yang sebelumnya memperoleh penghargaan pengendali inflasi daerah terbaik se-Indonesia pada tahun 2017.

“Perlu bergandeng tangan untuk melakukan pengendalian inflasi, inilah salah atau wujudnya. Inovasi Makassar sudah diakui bahkan dunia, maka tahun 2018 ini kami meningkatkan kerja sama fokus di Pengendalian inflasi.

“Makassar penyumbang 70 persen di Sulsel, makanya fokus kami di sini, ketika di sini aman, insya Allah Sulsel aman. 2017 kemarin, memperoleh TPID se-Indonesia,” pungkasnya

Berita Terkini