Kembangkan Wisata Maritim, Dispar Makassar Bahas Pembangunan Kemitraan Pariwisata

07 Nov 2018 16:39
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Untuk mengembangkan destinasi wisata pesisir dan pulau, dibutuhkan kerjasama semua pihak.

Hal ini yang dilakukan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kota Makassar, menggelar koodinasi pembangunan kemitraan Pariwitasa di Hotel Aerotel Smile Makassar, Rabu (7/11/2018).

Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar, Rusmayani  Madjid mengatakan, pariwisata Bahari kota Makassar merupakan sektor yang memberikan kontribusi bagi pembiayaan daerah.

“Hal ini, memiliki karakter yang beraneka ragam seperti wisata alam, wisata sejarah, budaya, dan wisata buatan,” ujarnya.

Menurutnya, wisata bahari merupakan salah satu potensi destinasi unggulan Kota Makassar yang terdiri dari gugusan pulau (spermonde).

“Meliputi, pulau lae-lae, gusung tallang, kayangan, samalona, barrang lompo, barang caddi, bonetambung, lumu-lumu, langkai dan pulau kodingareng,” sebut Maya.

Dia menambahakan, Kota Makassar sebagai salah satu daerah yang memiliki kawasan spermonde, diharapkan mampu mengembangkan destinasi unggulan.

“Sehingga diperlukan dukungan masyarakat Makassar, untuk senantiasa menciptakan kondisi pariwisata yang kondisif di kota Makassar,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disparekraf Makassar, Andi Karunrung  mengatakan, koordinasi pembangunan kemitraan pariwisata bertujuan untuk meningkatkan pemahaman semua stakeholder tentang pengembangan wisata bahari di Kota Makassar.

Selain itu, koordinasi pelibatan para stakeholder pariwisata guna mewujudkan Makassar sebagai destinasi wisata bahari

“Itu sebabnya, koordinasi antara pelaku pariwisata dan komunitas dalam melibatkan pengembangan wisata bahari di Kota Makassar sangat penting,” ujanya.

Ditambahakn, kegiatan akan dilaksanakan selama 1 hari. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini, orang-orang yang berasal dari SKPD, Lurah, Asosiasi, Akademisi, Komunitas dan masyarakat di kepulauan.

“Peserta ratusan, bersal dari SKPD, Komunitas juga masyarkat pulau,” ungkapnya.

Berita Terkini