DKP Makassar Gelar Pelatihan Petani dan Pelaku Agribisnis, Pemkot Siap Dorong Kemajuan Usaha Petani Lorong

29 Nov 2018 15:05
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar menggelar kegiatan pelatihan petani dan pelaku agribisnis di Hotel D’Maleo, Kamis (29/11/2018).

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memajukan dan memandirikan usaha pangan para petani semakin lebih baik.

Asisten II Pemerintah Kota Makassar, Azis Hasan mengungkapkan saat ini para petani harus memahami bahwa menjadi petani tak sekadar memikirkan bagaimana pangan bisa dikonsumsi berpoduksi dengan banyak.

Lebih dari itu, Azis menerangkan perlu adanya pemahaman pengelolaan usaha pertanian melalui kesinambungan antara petani dan pelaku agribisnis.

Terlebih saat ini, di Kota Makassar, sudah ada 745 lorong yang telah dibina oleh Kawasan Rumah Pangan Lestari.

“Sebagai pemerintah menjadi hal yang mutlak menjawab masalah ketersediaan pangan. Apalagi ditengah lahan di area perkotaan pun makin menipis dengan tumbuhnya infrastruktur, ini harus kita jawab bersama,” ungkap Azis Hasan.

“Kenyataan dilapangan, menggambarkan kalangan petani lorong belum mengetahui seperti apa itu penyediaan saran produksi, sub sistem usaha tani, pengolahan hasil hingga pemasaran, hal ini juga harus kita tuntaskan,” sambungnya.

Selain itu Azis juga mengatakan keberhasilan usaha tani masih tergolong rendah. “Kita juga butuh peran semua OPD agar potensi yang ada dilorong dapat berhasil secara produktif, ekonomis dan meningkatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sri Sulsilawati menerangkan pangan perkotaan terus bergerak meyentuh angka seribu kelompok. Dirinya mengungkapkan berbagai program telah dilakukan untuk meningkatkan usaha petani lorong.

Sri Sulsilawati juga menambahkan bahwa pihak telah membangun Beberapa kerja sama, antara lain MoU dengan PT East West Panah Merah bersama pennyuluh secara bertahap untuk permasalhan budidaya di lorong.

Lalu dengan beberapa supermarket seperti Galael untuk menjadi agen kerjasama dalam penyuplaian bahan kebutuhan sayuran di lorong.

Yang terakhir yaitu Aplikasi berbasis android yaitu MR Beby Rong yang digunakan untuk mengetahui informasi pasar modern.

Berita Terkini