Komnas Perempuan Minta Hentikan Eksploitasi Media Terhadap Artis VA Terkait Kasus Dugaan Prostitusi

Selasa, 08 Januari 2019 16:24 WITA Reporter :
Komnas Perempuan Minta Hentikan Eksploitasi Media Terhadap Artis VA Terkait Kasus Dugaan Prostitusi

MAKASSARMETRO– Berbagai pengaduan dari masyarakat terkait pemberitaan artis VA yang di duga terlibat dalam kasus prostitusi, kepada Komisioner Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin.

Banyaknya pemberitaan tidak mempertimbangkan pihak perempuan yang terduga sebagai korban dengan menyebut nama secara lengkap dan menunjukkan wajah.

Hal ini mengakibatkan banyak media yang saat ini cenderung melanggar kode etik juranlisme dengan mengeksploitasi perempuan, hal ini berdasarkan analisis Komnas Perempuan.

Besarnya pemebritaan VA melebihi proses pengungkapan kasus yang terjadi. misalnya dengan pemilihan judul yang menyalahkan korban. Yang sangat mengeksploitasi korban.

“Dalam analisis media tersebut, masih banyak media yang saat memberitakan kasus kekerasan terhadap perempuan, utamanya kasus kekerasan seksual, tidak berpihak pada korban,” ujar Mariana kepada Kompas.com, Selasa (8/1/2019).

Ekspos berlebihan pada perempuan yang diduga menjadi korban dari praktik prostitusi online, sangat disayangkan oleh Mariana.

Ia meminta media massa tidak mengeksploitasi perempuan sebagai korban prostitusi. Hal itu, dapat membuat masyarakat menghakimi dan berpikir bahwa korban pantas menjadi korban kekerasan.

“Kami meminta agar media tidak mengeksploitasi perempuan yang dilacurkan, termasuk dalam hal ini artis yang diduga terlibat dalam prostitusi online, menghentikan pemberitaan yang bernuansa misoginis dan cenderung menyalahkan perempuan,” kata Mariana.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca