somberena parlementa

Polisi Sebut Pemeriksaan Rocky Gerung Bukan Kriminalisasi !

Jumat, 01 Februari 2019 20:54 WITA Reporter :
Polisi Sebut Pemeriksaan Rocky Gerung Bukan Kriminalisasi !

MAKASSARMETRO– Akhirnya Rocky Gerung memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya terkait kasus “Kitab Suci Fiksi” di laporkan oleh Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian.

Namun kedatangan Rocky Gerung tersebut bersamaan dengan munculnya berbagai spekulasi politik, namun Polisi menegaskan pemanggilan Rocky bukanlah kriminalisasi.

Hal itu ditegaskan oleh Kabid Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono yang memastikan bahwa pemanggilan Rocky dalam rangka klarifikasi karena adanya laporan yang masuk.

“Berkaitan dengan undangan klarifikasi pak Rocky Gerung, kami menegaskan ini bukan kriminalisasi tetapi merespon adanya laporan dari masyarakat,” kata Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Argo tidak menjelaskan alasan mengapa pihak kepolisian baru memanggil Rocky hari ini, padahal sudah berlangsung lama. Dia hanya mengatakan tidak ada unsur kriminalisasi di kasus Rocky.

Undangan pemanggilan Rocky itu disebutnya untuk mendengarkan pembelaan-pembelaan Rocky. Undangan itu untuk mendengarkan klarifikasi dari terlapor.

“Disini, namanya undangan klarifikasi adalah kita ingin meminta keterangan, pembelaan diri terhadap terlapor atas tuduhan laporan yang dituduhkan terlapor,” jelasnya.

“Jadi pembelaan diri artinya dia (Rocky) nanti akan menyediakan bukti yang ada, kenapa dia dilaporkan nanti dia menyiapkan bukti seperti itu,” lanjut Argo.

Rocky sebelumnya tiba di Gedung Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya sekita pukul 15.53 WIB. Rocky ditemani oleh kuasa hukumnya, Haris Azhar.

Sebelumnya, Jack Boyd Lapian melaporkan Rocky Gerung terkait ucapannya bahwa “Kitab Suci itu Fiksi” dalam program talk show Indonesia Lawyers Club (ILC) di Stasiun Televisi swasta TV One.

Jack melaporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Polri dan kasus itu kemudian dilimpahkan ke Diskrimsus Polda Metro Jaya.

Laporan Jack diterima dengan tanda bukti laporan bernomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018.

Rocky disangkakan melanggar Pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama. Sebelumnya, Jack sudah diperiksa sebagai saksi pelapor terkait kasus ini.

Topik berita Terkait:
  1. Nasional
Berikan Komentar
Komentar Pembaca