somberena parlementa

Hasil Quick Count Baru Bisa Disebar Pukul 3 Sore, Bagi yang Melanggar Berikut Sanksinya !

Selasa, 16 April 2019 16:05 WITA Reporter : Anki
Hasil Quick Count Baru Bisa Disebar Pukul 3 Sore, Bagi yang Melanggar Berikut Sanksinya !

MAKASSARMETRO– Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan larangan untuk menyebarkan hasil quick count sebelum pukul 15.00 WIB. Bagi yang melanggar, akan dipidana 18 bulan penjara.

Hal tersebut lantaran pihak MK memutuskan menolak permohonan para pemohon yang terdiri dari lembaga survei dan beberapa stasiun televisi.

Ketua MK Republik Indonesia, Anwar Usman menegaskan hal itu pada saat pelaksanaan sidang di gedung MK, Selasa (16/4/2019).

“Pemohon memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan a quo. Menolak permohonan provisi pemohon 1-6 untuk seluruhnya,” kata Anwar Usman.

Alhasil, pasal yang dimaksud tetap dan tidak berubah. Yaitu:

Pasal 449 ayat 5:

Pengumuman prakiraan hasil penghitungan cepat Pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat 2 (dua) jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat.

Bagi yang melanggar Pasal 449 ayat 5, diancam hukuman 18 bulan penjara. Hal itu sesuai dengan bunyi Pasal 540 ayat 2:

Pelaksanaan kegiatan perhitungan cepat yang mengumumkan prakiraan hasil perhitungan cepat sebelum 2 jam setelah selesainya pemungutan suara di rilayah Indonesia bagian barat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449 ayat 5, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan denda paling banyak Rp 18.000.000 (delapan belas juta rupiah). 

Topik berita Terkait:
  1. Nasional
Berikan Komentar
Komentar Pembaca