somberena parlementa

11 OPD Laksanakan MoU Dengan Baznas, Sekda Makassar Minta OPD yang Belum Segera Ditindak Lanjuti

Selasa, 07 Mei 2019 18:14 WITA Reporter : Anki
11 OPD Laksanakan MoU Dengan Baznas, Sekda Makassar Minta OPD yang Belum Segera Ditindak Lanjuti

MAKASSARMETRO– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melakukan penandatanganan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terkait pembayaran zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Kota Makassar pada tanggal 6 Mei 2019 kemarin.

Diwawancara melalui via telepon Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Muh Ansar mengatakan MoU ini diharapkan mampu mempermudah ASN dalam mengeluarkan zakat. 

“Ini sebagai bentuk upaya kita memaksimalkan untuk mengumpulkan zakat-zakat yang ada di ASN, ini sangat efektif karena kita dalam lingkup Pemkot Makassar gampang diorganisir,”. ujar Ansar, Selasa (7/5/2019).

Lebih lanjut, Muh Ansar menjelaskan jumlah zakat yang dikumpulkan melalui Baznas meningkat. Rata-rata, peningkatannya Rp2 miliar setiap tahun, Dia pun mengimbau agar ASN muslim memperhatikan hal ini karena merupakan kewajiban bagi agama.

Pada kegiatan ini, baru 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Makassar menandatangani persetujuan pemotongan gaji 2,5 persen untuk pembayaran zakat. 

Untuk itu, Ansar meminta kepada Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkot Makassar segera menindaklanjuti OPD yang belum sempat hadir.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Makassar, Anis Zakaria Kama menyampaikan target pengumpulan zakat ASN Pemkot Makassar Rp16 miliar di tahun 2019 ini.

“Hari ini sudah ada 11 OPD itu sudah setuju melakukan pemotongan langsung dan semoga MoU ini dikuti teman-teman lain karena pihak Baznas sesungguhnya hanya memberikan layanan kemudahan,” beber Anis.

Ada pun rincian dana zakat yang telah terkumpul dan disalurkan dalam tiga tahun terakhir, yakni Rp1,9 miliar untuk tahun 2015, Rp4 miliar di tahun 2016, Rp9 miliar di tahun 2017, dan Rp16 miliar di tahun 2018.

Pemotongan gaji ASN 2,5 persen untuk zakat telah diatur dalam Peraturan Kementerian Agama nomor 52 tahun 2014. Ditujukan kepada ASN yang berpenghasilan mulai Rp3,9 juta per bulan.

“Sehingga kalau teman-teman ASN punya gaji Rp4 juta, hitungan 2,5% dari 4 juta itu sama dengan Rp100ribu,” imbuh Anis.

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot
  2. Sekda
Berikan Komentar
Komentar Pembaca