Warga Gowa Kecelakaan di Maros, Polres Imbau Pemudik Hati-Hati Lalui Jalur Ini

Selasa, 04 Juni 2019 13:10 WITA Reporter : Anki
Warga Gowa Kecelakaan di Maros, Polres Imbau Pemudik Hati-Hati Lalui Jalur Ini

MAROS– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Makassar-Maros, Tepatnya, di Lingkungan Tumalia, Kelurahan Adatongeng, KM 2, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulsel Senin (3/5/2019) petang.

Kecelakaan tesebut, melibatkan sepeda motor matic jenis big bike, Yamaha N-MAX warna hitam, dengan mobil pickup, Daihatsu Grand Max warna putih.

Sepeda motor dengan nomor polisi DD 5677 RD diketahui dikendarai oleh warga BTN Taman Asri Jeneberang, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, atas nama Muhammad Taslim (39).

Saat kecelakaan, Taslim tengah berboncengan dengan putranya, Fadhil Mahdi Muhammad (18), Mereka hendak menuju ke Kabupaten Bone untuk mudik menyambut Idulfitri.

Sementara itu, Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi DD 8996 TR dikmudikan warga Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Maros, bernama Baharuddin (47).

Informasi tersebut disampaikan oleh Kasat Lantas Kepolisian Resort (Polres) Maros, AKP Amalia Normadiah tidak lama setelah kejadian naas tersebut.

“Tadi lagi out of control. Nabrak median dan pot bunga, terpental ke jalur sebelah, pas mobil sedang lewat,” tutur AKP Amalia Normadiah.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Maros, Ipda Arsyad mengatakan sepeda motor yang dikendarai Taslim sekaligus guru SMA Negeri 9 Gowa, melaju dari arah Kota Makassar menuju Maros.

Namun di saat berada di Jl Poros Makassar-Maros Km 02, tiba-tiba pengendara sepeda motor hilang kendali dan tidak mampu lagi menjaga keseimbangan hingga akhirnya menabarak.

Di saat yang bersamaan, kata dia, mobil pickup jenis Daihatsu Grand Max, melaju dari arah yang berlawanan (arah Maros ke Makassar). Korban pun ditabrak pickup yang dikemudikan Baharuddin tersebut.

“Taslim mengalami luka parah, dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Salewangang Maros, Sedangkan putranya, juga mengalami luka serius dan dibawa ke RS Salewangang,” ungkap Ipda Arsyad.

Setelah sempat dilarikan ke rumah sakit, pada akhirnya, nyawa Taslim tidak dapat terselamatkan dan menghembuskan napas terakhirnya, akibat luka yang dialami cukup parah.

Sementara putranya, saat ini diketahui masih dalam keadaan kritis di rumah sakit dan sedang mendapat perawatan intensif dari dokter dan belum dapat dipastikan kapan ia dapat sadar kembali.

Untuk Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, kini telah dievakuasi ke Mapolres Maros, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Turikale, Maros.

Kasat Lantas Polres Maros, AKP Amalia Normadiah, mengingatkan pemudik agar lebih berhati-hati saat melintas di Kabupaten Maros, Sulsel. Pasalnya, kata dia, terdapat sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan kecelakaan di Maros.

“Ada sejumlah titik rawan yang kami anggap rawan lakalantas, makanya kami selalu imbau pengendara, lebih berhati-hati saat melintas,” jelas AKP Amalia Normadiah.

Titik tersebut terdapat di Jalan Poros Maros-Pangkep, dan Jalan Poros Maros-Bone. Titik rawan kecelakaan, untuk Jalan Poros Maros- Pangkep, seperti di Dusun Tanrimata dan Dusun Tambua, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Lau, Maros.

Tepatnya, di Jl Poros Maros- Pangkep KM 5 dan KM 6, Titik rawan lainnya yakni di Dusun Salenrang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Maros, tepatnya, di Jalan Poros Maros- Pangkep KM 8, KM 9, dan KM 10.

Sementara itu, kata Amalia, untuk ruas Jalan Poros Maros-Bone, juga terdapat sejumlah titik yang dianggap rawan lakalantas.

Titik yang dimaksud, yakni di Dusun Pakalli, Desa Alatengngae, Kecamatan Bantimurung, tepatnya, di Jalan Poros Maros-Bone KM 5 dan KM 6.

Titik lain, seperti di Dusun Samangki, Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Maros, tepatnya, di Jalan Poros Maros-Bone KM 15, KM 16, dan KM 17.

Ruas jalan di Dusun Bengo, Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, Maros, juga dianggap rawan terjadi lakalantas, tepatnya, di Jalan Poros Maros-Bone KM 34, 35, dan KM 36.

Topik berita Terkait:
  1. Maros
Berikan Komentar
Komentar Pembaca