somberena parlementa

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Terbangkan Balon Udara

Sabtu, 08 Juni 2019 10:33 WITA Reporter : Widya
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Terbangkan Balon Udara

MAKASSARMETRO- Menerbangkan balon udara merupakan bagian dari kegiatan budaya bagi sebagian masyarakat.

Seperti masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa timur yang punya tradisi menerbangkan balon udara untuk merayakan Hari Raya Idulfitri.

Meski hal tersebut adalah bagian dari tradisi yang wajib dilakukan bagi masyarakat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di @kemenhub151, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menerbangkan balon udara:

Pertama, tidak boleh membawa bahan yang mudak meledak seperti tabung gas, petasan dan lainnya.

Kedua, di luar dari radius 15 kilometer dari udara.

Ketiga, ketinggian maksimal 150 meter pada uncontrolled space.

Keempat, 3 hari sebelum digunakan harus lapor Pemda, kepolisian, dan atau kantor otoritas bandar udara.

Kelima, jika balon terlepas dari tali, lapor ke Pemda, kepolisian, dan atau kantor otoritas bandar udara.

Keenam, boleh digunakan pada kawasan tertentu setelah mendapat izin dari TNI atau kantor otoritas bandar udara dan Airnav tujuh hari sebelum digunakan.

Ketujuh, ditambatkan pada tanah lapang yang jauh dari pemukiman, tiang listrik, dan SPBU.

Adapun persyaratan balon udara seperti, tinggi balon maksimal 7 meter, balon udara harus mempunyai warna yang mencolok, haris tengah masimum 4 meter, dan jika balon berbentuk bulat atau jumlahnya lebih dari satu, maka dimensi balon maksimal 4 meter kali 4 meter kali 7 meter.

Pada dasarnay, tida ada latrangan untuk menerbangkan balon udara. Namun, harus bijak agar tidak membahayakan orang lain.

Topik berita Terkait:
  1. Balon Udara
  2. Kemenhub
Berikan Komentar
Komentar Pembaca