somberena parlementa

Komunitas Vespa Adakan Riding Camp, Bob: Kita Isi Dengan Pendidikan Nasionalisme dan Religius

Selasa, 09 Juli 2019 17:11 WITA Reporter : Haider
Komunitas Vespa Adakan Riding Camp, Bob: Kita Isi Dengan Pendidikan Nasionalisme dan Religius

MAKASSARMETRO– Cerah baskara terlihat di ufuk sana. Cahayanya kilau, memberi suasana gerah siang itu. Namun, hembusan angin sesekali bertiup dari celah sudut tembok Warkop ‘Abba’. Terasa sejuk, apa lagi ditemani secangkir kopi hitam khas warkop yang berlokasi di Jln. Ade Irma Nasution, Kota Makassar, Senin (8/7/2019).

Hari itu, awak media menemui langsung sekretaris panitia pelaksana Riding Camp yang akan berlangsung di Puncak Tinambung Kabupaten Gowa Agustus nanti.

“Meski rambut dan jenggot berputar-putar bak benang kusut. Tapi, tidak dengan isi kepala saya,” urai Bobby.

Penampilannya memang sedikit unik, dengan rambut dan jenggot gimbal ala legenda musisi reggae Jamaika, Robert Nesta Marley ‘Bob’ Marley.

“Saya memang penggemar motor vespa dengan mottonya ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’. Rasa persaudaraan satu sama lain begitu Solid. Nuansa kekeluargaan kental sekali, itulah gaya tariknya,” cerita Bobby.

Awalnya di JPL Scoter Makassar. Pada perjalanan selama belasan tahun di komunitas itu, Bobby Gimbal yang sapaan akrabnya Om Bob bergabung dalam Komunitas Vespa Santai Ringan.

“Santai nongkronya, ringan obrolannya. Kita bertemu dan bercengkerama bersama teman-teman dengan tema yang tidak membebani otak. Begitu filosofinya,” lanjut om Bob.

Kurang lebih berjalan satu tahun, Komunitas Vespa Santai Ringan rencana pada Agustus 2019 akan menggelar kegiatan Riding Camp di Puncak Tinambung Kabupaten Gowa selama tiga hari.

“Apa yang menarik dari kegiatan Riding Camp di Puncak Tinambung?” Tanya salah seorang wartawan.

Setelah menyeruput kopi susunya, om Bob lanjutkan, “Ada puluhan komunitas pecinta Vespa di Sulsel. Untuk menghimpunya, dibuatlah kegiatan itu dengan konsep touring dan kemping. Kerena acaranya bulan Agustus, kami adakan upacara perayaan HUT Kemerdekaan di sana. Di samping itu, banyak kegiatan lain seperti diskusi vespa, eksebisi vespa, dan mendukung kampanye selamatkan bumi dengan cara menanam pohon serta sosialisasi tidak gunakan bahan plastik,” ungkapnya.

Sebuah kegiatan yang menarik karena banyak hal positif yang disampaikan di kegiatan Riding Camp. Sebelum obrolan berakhir, satu hal lagi yang dilontarkan: “Adakah yang unik dari Riding Camp?”

Om Bob sejenak berpikir berupaya ingat sesuatu. Selang beberapa saat, ia pun melanjutkan, “selama tiga hari di sana. Kami isi dengan berbagai sesi acara. Di setiap sesi itu, ketika memasuki waktu salat, maka segala kegiatan dihentikan dan kembali dilanjutkan setelah shalat,” tandasnya.

Komplet, acara yang diramu dengan konsep santai, wisata touring dan kemping. Diisi pendidikan nasionalisme, peduli lingkungan, dan dibingkai dengan spirit religius.

Topik berita Terkait:
  1. Komunitas Vespa
Berikan Komentar
Komentar Pembaca