somberena parlementa

Jokowi-Prabowo: Tidak Ada Lagi Cebong-Kampret, yang Ada Garuda Indonesia

Sabtu, 13 Juli 2019 12:49 WITA Reporter : Helmy
Jokowi-Prabowo: Tidak Ada Lagi Cebong-Kampret, yang Ada Garuda Indonesia

MAKASSARMETRO – Presiden Indonesia terpilih 2019-2024 terpilih Joko Widodo bersama kompetitornya, Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap merajut kebhinekaan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa di Indonesia.

Dimulai dengan cara sederhana yakni dengan tidak lagi menggunakan kecebong dan kampret sebagai alat untuk saling mengumpat, utamanya bagi pendukung masing-masing kubu pada Pilpres 2019 lalu.

“Kami minta tidak ada lagi istilah cebong-kampret, yang ada hanyalah Garuda Indonesia,” seru Jokowi saat berjumpa dengan Prabowo di Stasiun MRT, Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Dia menyebut, baik Prabowo maupun dirinya tidak menghendaki perpecahan di masyarakat. Kontestasi Pilpres kemarin, kata Jokowi hanyalah gerbang menuju jalan pengabdian kepada rakyat Indonesia.

Menyambung pernyataan Jokowi, Prabowo Subianto menyebut pihaknya siap berkontribusi kapan saja demi kepentingan masyarakat. Dia mengatakan, jauh sebelum Pilpres mereka adalah sahabat.

“Saya sama Pak Jokowi itu dekat, sebelum Pilpres. Hanya saja kemarin adalah tuntutan politik dan telah bertarung dengan keras. Tapi komitmen kita untuk kepentingan rakyat tidak berubah, kami siap kapan saja dibutuhkan Pak Presiden,” kata Prabowo.

Dalam jumpa pers yang disiarkan di sejumlah televisi nasional ini, secara terbuka Prabowo menyampaikan selamat bekerja kepada presiden Jokowi. Namun, dia mengaku akan tetap mengawasi jalannya pemerintahan.

“Kenapa saya tidak sampaikan selamat sebelumnya, karena saya punya tata krama. Harus jumpa langsung orangnya. Jadi, selamat bekerja Pak. Sesekali kami akan mengkritik kinerja Presiden,” ujar Prabowo yang disambut riuh hadirin.

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi-Prabowo
Berikan Komentar
Komentar Pembaca