somberena parlementa

Bengong Bisa Turunkan Fungsi Kognitif

Rabu, 14 Agustus 2019 17:48 WITA Reporter : Makassarmetro
Bengong Bisa Turunkan Fungsi Kognitif

MAKASSARMETRO – Penelitian di University of Oregon, Amerika Serikat, hingga 50 persen dari waktu keseharian orang menghabiskan waktunya untuk bengong atau pikirannya melayang kemnana-mana.

Menurut penelitian tersebut sebagaimana dibertakan grid.id, kebiasaan benging bukanlah kebiasaan yang baik.

Orang yang terbiasa bengong dalam kehidupan sehari-harinya dihubungkan dengan orang yang kurang kerjaan atau kurang produktif.

Bengong disebabkan karena otak manusia memiliki jaringan dan tingkat kesadaran yang bermacam-macam. Jaringan itu bisa diaktifkan secara betgantian di luar dari kendari seseorang.

Saat bengong, bentuk jaringan yang digunakan dinamakan default-mode. Sedangkan jaringan yang digunakan otak saat mengambil keputusan penting dinamakan executive control.

Sementara saat bereaksi atau memberi respon terhadap sebuah situasi tertentu disebut dengan salience.

Saat orak mengaktifkan jaringan default-mode, pikiran kita seolah berjalan otomatis.

Namun, yang terjadi pada kondisi default-mode menunjukkan bahwa aktivitas otak dengan fungsi kognitif (kesadaran, perasaan, dan sebagainya) akan menurun.

Ini artinya, kita menjadi sulit berkonsentrasi, mencerna informasi yang baru, menghafal sesuatu, dan memikirkan hal-hal sulit lainnya.

Saat bengong atau default-mode, otak kita bekerja lebih santai dan bebas. Inilah kenapa bengong sering membuat kita merasa nyaman.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca