somberena parlementa

Kata Kapolri Soal Rusuh di Papua

Senin, 19 Agustus 2019 20:22 WITA Reporter : Makassarmetro
Kata Kapolri Soal Rusuh di Papua Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: Istimewa)

SURABAYA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian angkat biacara terkait rusuh yang terjadi di Monokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019).

Dilansir dai Cnnindonesia.com, Jenderal Tito Karnavian kerusuhan dipicu insiden penyerangan dan pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, dan kejadian di Malang, Jawa Timur akhir pekan lalu.

Sebagaimana diketahui, ada 43 mahasiswa asal Papua sempat diangkut dan diperiksa di Polrestabes Surabaya.

“Kita sudah tahu bahwa hari ini ada kejadian di Manokwari. Ada aksi anarkis dan juga ada pemukulan massa. Ini dipicu karena kejadian di Jatim khususnya di Surabaya dan Malamg. Ini tentu kita sesalkan,” kata Tito.

Menurut Tito, apa yang terjadi di Surabaya dan Malang sebenarnya hanya peristiwa kecil. Namun ada oknum tertentu yang memanfaatkan kejadian di dua kota tersebut untuk memicu kerusuhan yang lebih besar lagi.

Oknum tersebut kemudian menyebarkan informasi hoaks di media sosial. Di antaranya ucapan atau makian yang dialamatkan kepada mahasiswa Papua. Lalu ada informasi bahwa ada satu mahasiswa Papua yang tewas di Surabaya.

Hal itu lah, kata Tito, menyebabkan warga Papua di Manokwari dan Jayapura memanas. Alhasil, kerusuhan di wilayah tersebut semakin membesar tidak bisa lagi terhindarkan.

“Muncul hoaks mengenai ada kata yang kurang etis dari oknum tertentu. Ada juga gambar seolah adik-adik kita dari Papua meninggal. Ini berkembang di Manokwari kemudian terjadi mobilisasi massa,” pungkas Tito.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca