somberena parlementa

Inspiratif! Dulu Melawan Hukum, Kama Cappi Kini Beri Bantuan Hukum Gratis untuk Warga

Jumat, 23 Agustus 2019 13:49 WITA Reporter : Haider
Inspiratif! Dulu Melawan Hukum, Kama Cappi Kini Beri Bantuan Hukum Gratis untuk Warga

MAKASSARMETRO – Hidup yang lebih baik diharapkan hampir semua orang. Salah satunya bagi Ashari Setiawan atau Kama Cappi (48) mantan aktivis di Sulsel.

Namanya tentu tak asing lagi bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Daeng Kama sapaan akrabnya dikenal sebagai pelanggar hukum dan keluar masuk penjara akibat kasus yang dilalui.

Kini ia hidup jauh lebih baik, dirinya kini memilih menjadi seorang advokat atau pengacara untuk membela masyarakat yang memerlukan bantuan hukum.

Ketua Pengadilan Tinggi Sulsel, Sunaryo telah melantik dan menyumpah Ashari Setiawan alias Kama Cappi sebagai advokat dan pengacara di Kantor Pengadilan Tinggi, Jln. Urip Sumihardjo, Makassar, Kamis kemarin.

Kama Cappi mengatakan, pelantikannya menjadi seorang advokat bukan hal yang mudah. Status sebagai pengacara tersebut dilalui dengan proses panjang dimana tujuan dan adanya keinginan kuat untuk menegakkan keadilan kepada masyarakat.

“Sekarang jadi pengacara karena memang cita-cita saya jadi pengacara waktu kecil. Saya dampingi masyarakat yang memerlukan bantuan hukum. Kita berikan bantuan hukum secara gratis apalagi masyarakat yang kurang mampu,” kata Kama Cappi, saat diwawancara di Jln. Bawakaraeng, Jumat (23/8/2019).

Baginya, untuk menjadi pengacara memerulukan perjuangan keras, statusnya sebagai mantan narapidana membuat dirinya bekerja keras dan meyakinkan semua orang bahwa dirinya telah jauh berubah dan lebih baik.

“Residivis menjadi aktivis, dari residivis menjadi aktivis. Saya dulu suka melakukan pelanggaran hukum mulai dari perkelahian, sampai saya penadah motor curian saya berubah tahun 2005, tahun 2006 saya aktivis tapi sebelumnya saya mahasiswa. Setelah itu saya belajar hukum, setelah saya belajar hukum disitulah saya tau bahwa pelanggaran hukum itu tidak baik yang namanya pelanggaran hukum tidak baik,” jelasnya.

Kama yang tak nampak putus asa terus belajar hukum. Ia bahkan mengambil sekolah pengacara dan menjalani tes 4 kali hingga akhirnya dinyatakan lulus sebagai seorang advokat.

“Akhirnya saya sekolah pengacara alhamdulillah saya lulus setelah 4 kali tes, ternyata di Peradi itu tidak ada KKN. Memang betul betul ilmu dibutuhkan,” terangnya.

Kini Kama Cappi dinyatakan sebagai seorang pengacara. Ia pun fokus akan memberi bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya bantuan hukum gratis.

Topik berita Terkait:
  1. Advokat
  2. Bantuan Hukum
  3. Kamma Cappi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca