somberena parlementa

Bukan di Losari, F8 2019 Sasar Lokasi Ini

Senin, 02 September 2019 20:49 WITA Reporter : Makassarmetro
Bukan di Losari, F8 2019 Sasar Lokasi Ini

MAKASSARMETRO – Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 akan dipastikan tidak akan dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur, Makassar sebagaimana rencana awal. Hal ini disampaikan langsung Direktur Utama PT. Festival Delapan Indonesia, Sofyan Setiawan. Senin (2/9/2019).

“Semalam kita sudah dapat informasi bahwa Pemerintah Kota (Makassar) tidak mengizinkan penggunaan Anjungan Pantai Losari sebagai lokasi F8 pada tahun ini,” ungkap Wawan sapaan akrabnya.

Meski begitu, dia mengaku lega telah mendapat kepastian terkait persoalan lokasi pelaksanaan acara yang telah masuk dalam Top 10 Calendar of Event Wonderful Indonesia ini.

Bagaimana tidak, kata Wawan, sudah banyak partisipan dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari negara lain yang mempertanyakan persoalan ini, belum lagi dari pihak sponsor.

“Mungkin kami kecewa, tapi juga sekaligus lega. Setelah hampir satu bulan menunggu akhirnya kita dapat kepastian bahwa Losari tidak bisa digunakan sebagai lokasi kegiatan. Kami akhirnya bisa memberikan jawaban ketika peserta-peserta maupun tamu dari daerah dan negara lain serta sponsor melakukan konfirmasi ke kami,” jelasnya.

Dia mengaku telah menyiapkan beberapa opsi sebagai lokasi alternatif pelaksanaan F8 2019. Pihak Pemkot Makassar pun telah merekomendasikan satu lokasi, yakni Lapangan Hertasning, yang berada di Jalan Letjend Hertasning, Makassar, dan Central Point of Indonesia (CPI)

Hanya saja, timpal Wawan, F8 Makassar yang tiga tahun terakhir diselenggarakan di Anjungan Pantai Losari dikenal sebagai The Biggest Waterfront Festival atau festival tepi laut terbesar. Lokasi yang direkomendasikan Pemkot Makassar dinilai tidak representatif.

“Kami sangat menghargai keputusan Pemkot termasuk usulannya yakni F8 digelar di Lapangan Hertasning. Tapi, F8 itu dikenal sebagai Festival Waterfront, jadi memang kami siapkan opsi lain yang berada di wilayah pesisir atau tepi laut. Tapi kalau CPI bisa masuk opsi,” ujar Wawan.

Wawan menyebut ada dua titik yang menjadi opsi sebagai lokasi alternatif pelaksanaan F8 yang akan digelar pada tanggal 11-13 Oktober 2019 nanti. Yang pasti, kata Wawan, kedua lokasi ini tetap mengedepankan ciri F8, yakni festival tepi laut.

“Yang jelas lokasinya nanti di wilayah pesisir atau tepi laut. Ada dua yang kami sasar, jadi mengenai kepastian akan segera kami infokan,” kata dia.

Wawan menegaskan bahwa pemindahan lokasi dari rencana awal di Anjungan Pantai Losari ke lokasi alternatif nantinya tidak akan memberi dampak yang besar terhadap konten acara yang ada di F8.

Jika pada tahun sebelumnya konten F8 yakni Fashion, Food and Fruit, Fiction Writers and Fonts, Folks, Fusion Music, Flora and Fauna, Film dan Fine Art tersebar di sepanjang Anjungan Pantai Losari dengan panjang 1,7 km, maka pada tahun ini seluruh konten dikonsepkan berada dalam satu lokasi.

“Pemindahan ini tidak akan berdampak terhadap konten, memang pada tahun ini kita pusatkan di satu lokasi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca