somberena parlementa

Polisi Bongkar Prostitusi Anak di Inhu Riau, 6 Pelaku Ditangkap

Rabu, 04 September 2019 11:53 WITA Reporter : Makassarmetro
Polisi Bongkar Prostitusi Anak di Inhu Riau, 6 Pelaku Ditangkap

MAKASSARMETRO, RIAU – Prostitusi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau melibatkan remaja usia 17 tahun.

PIhak Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Indragiri Hulu (Inhu) membongkar prostitusi anak di bawah umur.

Dilansir dari Merdeka.com, polisi menangkap enam pelaku. Salah satu pelaku yang ditangkap polisi yaitu seorang muncikari perempuan inisial LN.

Lima pelaku lainnya yang ditangkap, kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Dasmin Ginting adalah yang menikmati persetubuhan anak di bawah umur. Keenam pelaku yakni Ln, Adk, Skn, Hdt, Klw dan Sts.

Prostitusi anak di bawah umur ini terbongkar bermula saat orangtua korban melaporkan anaknya dihamili ke Polsek Lirik.

Setelah melalui proses penyelidikan, kasus tersebut dikembangkan dan dilimpah ke Unit PPA Polres Inhu.

“Korban berusia 17 tahun, dan sejak 2 tahun lalu dipaksa bekerja melayani pria hidung belakang oleh Ln,” kata Dasmin.

Dasmin menceritakan, sekitar tahun 2017 korban bertengkar dengan orangtuanya lari dari rumah. Setelah lari dari rumah lebih kurang 1 bulan, korban tinggal di rumah LN di Air Molek sebulan.

“Korban dibawa LN untuk mencari uang dengan cara melayani tamu-tamu di tempat-tempat hiburan, kadang-kadang di warung tuak di Sungai Lala ada beberapa kali,” ucap Dasmin.

Ln menawarkan kepada korban untuk melayani laki-laki dengan biaya tarif antara Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu. Setiap tamu yang membawa korban LN mendapatkan Rp 50.000 sampai Rp 100.000 per tamu.

Topik berita Terkait:
  1. Prostitusi Anak
  2. Riau
Berikan Komentar
Komentar Pembaca